Please disable your adblock and script blockers to view this page


Labfor Segera Selidiki Kebakaran Pabrik Permen

 
MALANG - Butuh waktu sekitar enam jam lebih, bagi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang membakar pabrik permen CV. Kidung Agung di Jalan Raya Sumber Kembar, Dampit. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 01.30 atau Minggu (26/8) dini hari.
"Api baru bisa dipadamkan dini hari kemarin. Lamanya pemadaman karena jarak yang jauh untuk mengambil air,"  ungkap Kanitreskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi.  Menurutnya, total ada enam unit mobil PMK dari Kabupaten Malang dan Kota Malang yang dikerahkan. 
Karena cukup besarnya api yang membakar pabrik, satu unit mobil rata-rata sampai tujuh kali mengambil air.  Sementara untuk penyebab kebakaran, dugaan sementara karena terjadi arus pendek. Namun untuk mengetahui penyebabnya, Polsek Dampit mendatangkan tim Labfor Cabang Surabaya. 
"Untuk mengetahui penyebabnya, masih harus menunggu olah TKP dari Tim Labfor. Sudah kami hubungi dan secepatnya akan melakukan olah TKP kebakaran," ujar mantan Kasubbag Humas Polres Malang ini. Kerugian kebakaran ini diduga mencapai Rp 1 miliar. 
“Karena ada dua mesin produksi yang masing-masing harganya Rp 500 juta ikut terbakar. Belum dengan bangunan dan barang berharga lainnya,” tuturnya.  Diperoleh keterangan, pabrik permen tersebut diketahui milik Surya Hadi Winyoto, 60, warga Jalan Danau Maninjau, Kelurahan Sawojajar, Malang. 
Pabrik diketahui terbakar Sabtu malam sekitar pukul 19.00. Sebelum terbakar pabrik sudah berhenti produksi. Sejak pukul 16.30, sudah tidak ada aktivitas karena karyawan sudah pulang. Semua peralatan mesin produksi juga sudah dimatikan. 
Pabrik hanya dijaga oleh tiga orang security, yakni Dani, Angga dan Aris. Baru sekitar pukul 19.00, saksi Dani melihat ada kepulan asap di atas ruang produksi. Tidak lama kemudian muncul api.  Mengetahui itu, saksi lantas memberitahu petugas security lainnya. (agp/mar)

Berita Lainnya :