Maling Motor Nyaris Dibakar


MALANG – Pelaku kejahatan satu ini pantas mendapat ‘hadiah’ akibat ulahnya. Sahri, 45, warga Desa Gedangan Kidul Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang ini nyonyor dihajar massa di Jalan IR Rais Malang, Rabu (10/7) pagi. Itu karena pelaku tepergok menyikat motor. Tepatnya pukul 04.30. Yang membuat emosi warga, beberapa menit sebelumnya, pelaku juga mencuri motor Honda Beat, AG 2377 UJ di kawasan Dinoyo bersama seorang temannya yang berhasil kabur.
Kini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif di Polsekta Sukun. Informasi yang didapatkan  Malang Post menyebutkan, Hadi Sutrisno, 22, warga Jalan IR Rais Gang 9 melihat dua orang mencurigakan pakai masker duduk di atas motor Honda Beat di dekat rumah Mukhlis, 33, tetangganya. Hadi lantas mengawasi hingga kecurigaannya benar.
Kedua orang itu mengambil motor Yamaha Vixion, EB 3512 IA milik Mukhlis, dosen asal Flores yang kuliah di Universitas Brawijaya (UB). Spontan Hadi berteriak maling hingga membuat warga berdatangan dan menangkap pelaku. Dia sempat dihajar massa. Bahkan karena emosional, ada yang sempat mengusulkan pelaku dibakar. Beruntung provokasi itu berhasil diredam warga yang lain. Bila tidak, entah nasibnya. Sayangnya, teman pelaku berhasil kabur. Sementara motor Honda Beat yang ikut ditinggal, ternyata merupakan hasil curian. Nyawa Sahri selamat setelah petugas berdatangan.
"Saya sempat baca komen di Facebook komunitas Malang kalau sekitar pukul 04.00 ada yg kehilangan motor Beat di Dinoyo Gang 10. Setelah saya cek dan saya cocokkan di Polsekta Sukun ternyata motor Honda Beat," tegas Hadi. Pemilik Honda Beat diketahui bernama Restu, 23, warga Nganjuk yang kuliah di Universitas Islam Malang (Unisma).
Sampai saat ini  kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Sedangkan temannya yang kabur sedang diburu. "Benar, telah terjadi pencurian. Sampai saat ini, masih dalam proses penyidikan. Besok (hari ini, red) akan segera kami rilis," kata Kapolsekta Sukun,  Kompol Anang Tri Hananta. Polisi juga meminta korban lainnya untuk melapor ke polisi. (tea/lim)

Berita Terkait