Mau Pesta Sabu, Diciduk Polisi


MALANG - Polres Makota membekuk dua pelaku pesta sabu-sabu. Jimmy J, 18, sopir warga Jalan Bandulan Gang 8, dan Fanny P, 18, kuli bangunan warga Jalan Bandulan gang 7, diciduk karena mengantongi sabu-sabu. Mereka sudah diamankan di sel tahanan Polres Malang Kota untuk penyelidikan.
Sampai Rabu, mereka harus menjalani pemeriksaan dari penyidik Satresnarkoba Polres Makota. Dari keterangan yang dihimpun, Satresnarkoba Polres Makota mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya pesta sabu-sabu. Informasi yang diterima, ada pesta sabu di kawasan Jalan LA Sucipto Kecamatan Blimbing.
Dengan bermodalkan informasi ini, Polres Makota mengejar dan menurunkan dua petugas polisi ke lokasi yang dicurigai sebagai tempat pesta sabu. Hasilnya polisi mendapati dua sosok yang mencurigakan. Yaitu, Jimmy dan Fanny. Mereka tampak berada di Jalan LA Sucipto Blimbing ketika polisi berada di sekitar lokasi.
Setelah memastikan identitas kedua pelaku, polisi langsung melakukan penyergapan. Hasilnya, polisi mendapatkan sabu-sabu seberat 0,78 gram yang disimpan dalam dua plastik klip kecil. Sabu-sabu ini, didapatkan dari Jimmy yang mengaku akan berpesta sabu bersama Fanny di sebuah rumah di Jalan LA Sucipto.
Polisi langsung menggelandang keduanya ke markas polisi di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Mereka diinterogasi dan mengakui mendapatkan barang dari seseorang. Polisi saat ini mengejar buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Buronan ini yang disinyalir menjadi mata rantai jaringan narkotika jenis sabu yang menyuplai barang kepada tersangka Jimmy dan Fanny.
Kasat Resnarkoba Polres Malang Kota AKP Syamsul Hidayat, menyebut bahwa kedua tersangka kini dalam penyelidikan dan pendalaman. “Keterangan dari mereka sedang dikembangkan dan didalami,” ujar Syamsul. Mereka dikenakan pasal yang sama karena ingin melakukan pesta sabu. Yakni, pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :