Motor Dinas Bea Cukai Malang Dikembalikan


PASURUAN – Sebuah motor dinas milik Kantor Bea Cukai Malang berhasil diamankan Satreskrim Polres Pasuruan. Sepeda motor pelat merah ini diamankan dari seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada 13 Desember 2018.
Rupanya, motor milik negara itu dicuri oleh M. Fauzan, 21, warga Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Pencurian dilakukan di Kompleks Perumahan Bea Cukai Malang, 24 November 2018. Barang bukti itu dikembalikan ke Kantor Bea Cukai Malang.
Kasubag Humas dan Rumah Tangga Kantor Bea Cukai Malang Mohammad Sulthon mengatakan, motor bernopol N 3183 BP itu hilang saat diparkir di rumah Aji Wibisono di Kompleks Perumahan Bea Cukai. “Selama ini tidak pernah kemalingan,” terangnya.
“Malam itu, tanggal 24 November baru pertama kali ada kemalingan di kompleks kami,” ujarnya. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara Parsana mengaku, mendapatkan motor pelat merah itu saat membekuk M. Fauzan, pada 13 Desember 2018.
Dia merupakan residivis dan pernah ditangkap dalam aksi pencurian dengan kekerasan pada 2014. Setelah keluar dari penjara, 1,5 tahun kemudian menjadi pencuri kambuhan. Dia sering mencuri sepeda motor di toko dan rumah-rumah warga.
Saat ditangkap, Fauzan diketahui telah mencuri di 18 tempat kejadian perkara (TKP) di Malang dan Sidoarjo. “Dia kami tangkap justru saat menggunakan motor Kawasaki ini. Sejumlah barang bukti juga kami amankan. Ada sepeda protolan dan lima mobil pikap protolan,” ujarnya.
Termasuk motor dinas milik Kantor Bea Cukai Malang. Dewa mengaku, kini pihaknya masih terus mengembangkan jaringan pencurian dari Fauzan. “Ada temannya yang masih kami buru. Ada sekitar empat buronan lain dan residivis semua,” tambah Kanit Buser Polres Pasuruan Iptu Maryana. (rb/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :