Nunut Tidur, Tega Embat HP


MALANG – Diberi hati merogoh ampela. Ungkapan itu mungkin cocok menggambarkan tingkah remaja di bawah umur inisial DM, 17, warga Dusun Bantur Timur RT41 RW09 Bantur. Triono, 37, tetangga satu kampungnya sendiri, sudah memberinya tumpangan untuk tidur, tapi HP Samsung J7 miliknya digondol pelaku.
Kanit PPA Reskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana SH, memaparkan bahwa peristiwa ini terjadi pada 7 Maret lalu.  “Malam hari sebelum kejadian, tersangka bermain biliar di rumah korban. Namun, saat ingin pulang, tersangka mengaku merasa takut pulang sendirian, akhirnya diberi tumpangan untuk tidur,” kata Yulistiana.
Tidak disangka, bukannya berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Triono, tersangka malah tega mengembat handphone di rumah itu. Yakni, Samsung J7 beserta charger. Perbuatan ini dilakukan oleh DM saat penghuni rumah sedang terlelap tidur, sekitar pukul 04.00.
Setelah mengambil hape milik korban, DM sempat memainkan Facebook di smartphone ini. Puas bermedsos, DM langsung keluar dari rumah dan menyembunyikan HP serta charger di sebuah gundukan pasir di depan kediaman tersebut. DM langsung kembali tidur.
Saat bangun tidur pagi harinya, Triono secara otomatis, ingin mengecek HP miliknya. Tapi, korban kaget karena ternyata HP-nya sudah hilang dari tempat awalnya. Korban pun langsung menanyai tersangka DM. Awalnya, remaja putus sekolah itu tidak mengaku mencuri HP ini.
Namun, setelah korban memanggil warga untuk mendesak tersangka, akhirnya DM mengakui telah mengambil HP tersebut dan disembunyikan di tumpukan pasir depan rumah. DM langsung dibawa ke kantor Polsek Bantur dan dilimpahkan kepada Polres Malang, serta ditangani oleh Unit PPA.
Menurut Yulistiana, tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan. Pasalnya, hasil penyidikan mengungkap bahwa DM sudah pernah mencuri di tempat lain. “Dia telah mencuri lima kali sebelum tertangkap, dia dikenakan pasal 363 KUHP tentang curat dan diancam hukuman tujuh tahun penjara maksimal,” tambahnya.  
Sementara itu, DM yang ditanyai wartawan, mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhannya merokok, menenggak minuman keras serta minum pil koplo. “Saya kerja, tapi gak cukup buat beli rokok sama miras. Maunya hape itu saya jual,” papar DM di hadapan penyidik.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :