Pasutri Nekat Jual Sabu


MALANG - Sepasang pasutri asal Kabupaten Pasuruan diringkus oleh Satreskoba Polres Malang Kota. Keduanya ditangkap karena ketahuan menjual sabu kepada temannya, yang akan menggunakan sabu di wilayah hukum Kota Malang.
Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat mengungkapkan, pihak kepolisian berhasil menangkap SUP, 34 warga Dusun Kuntul Selatan Kabupaten Pasuruan. Ia ditangkap di sekitaran Hotel Pinus Kota Malang. "Saat itu, ia hendak menggunakan sabu. Tersangka kedapatan membawa barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram," kata Syamsul.
Setelah ditangkap dan dilakukan pengembangan, tersangka ternyata mendapatkan barang haram tersebut dari sepasang suami istri, yakni BAM alias Samali, 43 warga Jalan Sapulante Kabupaten Pasuruan dan IS, 49 warga Kabupaten Pasuruan juga. "Setelah dilakukan penyelidikan, dari tangan kedua tersangka, berhasil diamankan barang bukti berupa sabu seberat 36 gram," papar dia.
Syamsul menjelaskan, saat itu, SUP, membeli narkoba via telepon kepada BAM. Kemudian, BAM menyuruh istrinya mengantarkan barang tersebut. Barang haram berupa sabu tersebut dijual seharga Rp 1,2 juta per gram. "Keduanya bekerja sebagai petani, mereka memilih berjualan narkoba dengan alasan kebutuhan ekonomi," papar dia.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyidikan untuk pengemabangan kasus. Sementara, tiga tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di balik jeruji besi. "Untuk SUP, kami kenakan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun penjara. Sedangkan untuk kedua pasutri, dikenakan pasal 114 Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara," tandas dia.(tea/lim)

Berita Terkait