Pengakuan Basori Mencla Mencle


 
PASURUAN - Polisi masih terus menyelidiki aksi pencurian motor di Dusun Ngopak, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Pasuruan yang terjadi akhir pekan kemarin. Korps Bhayangkara masih memburu satu pelaku yang kabur. 
“Masih kami dalami,” kata Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Arum Puspita Sari. Sebab, salah satu tersangka yang tertangkap dan sempat dimassa, yaki M. Basori, 33, kini mengaku sebagai warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Pasuruan.
Sebelumnya, dia mengaku asal Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Pasuruan. Terungkapnya identitas dan alamat rumah Basori setelah polisi melakukan pendalaman dan pemeriksaan. Tersangka mengaku sudah memiliki istri dan anak.
“Masih didalami terus keterangannya karena berubah-ubah,” tegas dia.
Sementara itu, polisi juga masih memburu teman Basori yang kabur saat hendak mencuri motor Honda Vario putih milik Sukarsih, warga Desa Tanggungrejo, Kecamatan Tongas, Probolinggo.
Arum menegaskan, pihaknya juga masih menelusuri kepemilikan senjata api rakitan berbentuk revolver hitam, satu butir peluru kaliber 26 dan dua bondet yang dibawa tersangka di dalam tasnya.
“Ini termasuk ilegal,” ucapnya.
“Kami mengenakan tersangka dengan dua pasal sekaligus. Yakni Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan UU Darurat N0 12 Tahun 1951 tentang sajam atau senpi. Ancaman hukumannya sekitar tujuh tahun,” ungkap Arum.
Seperti diberitakan sebelumnya, M. Basori, 33, menjadi bulan-bulanan massa di Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Pasuruan. Itu setelah aksinya yang hendak mencuri motor di Dusun Ngopak, berhasil digagalkan warga. (rb/mar)

Berita Lainnya :