Pengendara Motor Disambar Kereta


MALANG - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu, di Dusun Tamanayu, Desa Jatirejoyoso, Kepanjen, nyaris merenggut nyawa Jumat (11/1) sore. Seorang pengendara sepeda motor Honda Supra N-2959-IW, keserempet KA 436 Penataran tujuan Blitar-Surabaya.
Untungnya, As Ad Al Arof, 61, masih selamat. Warga Desa/Kecamatan Ngajum ini, hanya mengalami luka robek di dahi, akibat benturan. Selanjutnya korban dilarikan ke RS Wava Husada, Kepanjen.
"Korban hanya mengalami luka saja. Kondisi lukanya juga tidak terlalu parah," ujar Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.15. Tepatnya di KM 65+9 Kepanjen - Pakisaji. Sepeda motor Honda Supra yang dikendarai As Ad Al Arof, melaju dari timur ke barat.
Korban melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Ia tidak menyadari akan ada KA yang mau melintas. Ketika hendak melintasi rel KA, korban terkejut karena dari arah selatan ke utara melaju kereta api dengan nomor lokomotif CC 2017714.
Lantaran jarak cukup dekat, korban yang ingin selamat berusaha menginjak rem. Meskipun motor berhenti, namun roda bagian depan sudah di atas rel hingga akhirnya disambar KA yang dimasinisi oleh Suryanto.
Saking kerasnya benturan, membuat tubuh korban terpental. Tubuh dan dahinya membentur besi pembatas lintasan. Usai menabrak KA sempat berhenti, kemudian melanjutkan perjalanan.
Warga sekitar yang mengetahui lantas berdatangan. Mereka segera menolong korban dengan melarikan ke rumah sakit. Sebagian warga lainnya melaporkan ke polisi.
"Untuk kasus kecelakaan tersebut, sudah kami tangani. Barang bukti sepeda motor sudah kami amankan, dan korban masih dalam perawatan di rumah sakit," jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :