Perangkat Desa Terlibat Pengeroyokan


PASURUAN – Ironis. Seorang perangkat desa di Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan terlibat dalam kasus pengeroyokan. Dia adalah Didik Mariyanto, 33. Ia berhasil diamankan bersama seorang temannya setelah dua pekan diburu aparat kepolisian.
Selain Didik, pelaku lainnya yang juga diamankan yakni Suparno, 35. Kedua pelaku itu berasal dari Desa Kronto. Mereka tak bisa mengelak saat petugas Polsek Keboncandi dan Tim Gabungan Satreskrim Polres Pasuruan Kota berupaya menangkapnya, Jumat (21/6) malam.
Sebelumnya, dua orang itu dilaporkan atas kasus pengeroyokan terhadap Lukman Hakim, 29. Pria yang juga anggota LSM asal Desa Wonojati Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan itu, dikeroyok dua pelaku saat berada di warung kopi tak jauh dari rumahnya, pada 8 Juni lalu.
“Korban saat itu sedang ngopi kemudian didatangi oleh para tersangka hingga sempat terjadi cek cok yang berujung pada pengeroyokan,” kata Kanit Reskrim Polsek Keboncandi, Bripka Syahru Pranowo.
Para pelaku bergantian memukuli korban. Setelah itu, mereka merampas smartphone merek Oppo milik korban. Usai mendapatkan ponsel tersebut, para pelaku kabur. Kasus peganiayaan itu kemudian dilaporkan ke polisi.
Dari TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pecahan gelas dan kursi plastik bekas keributan yang terjadi. Polisi juga membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk divisum sebagai bukti lain. “Lalu kami lakukan penyelidikan dan mengarah pada dua orang yang patut diduga sebagai pelakunya,” kata Syahru.
Dia menyebut, penyidik telah menetapkan kedua pelaku tersangka dalam kasus itu. Mereka juga ditahan di sel Mapolsek setempat untuk menjalani proses penyidikan. “Penyidik menerapkan pasal 365 KUHP dan 170 KUHP kepada dua tersangka ini. Ada unsur pencurian disertai kekerasan dan tindak kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum,” tandasnya.(rdb/lim)

Berita Terkait