Polisi Klaim Jambret Gondanglegi Residivis Malang Selatan

 
MALANG - Polres Malang mengerahkan anggota untuk memburu dua pelaku jambret, yang beraksi di Jalan Raya Desa Sepanjang, Gondanglegi, Rabu (18/7) lalu. Polisi menyisir beberapa titik yang disinyalir menjadi markas pelaku. Target, secepatnya pelaku harus segera tertangkap.  “Anggota masih di lapangan untuk menyelidiki kasusnya. Seluruh anggota Buser, telah kami kerahkan untuk memburu pelaku,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.
Dari penyelidikan sementara, termasuk keterangan korban serta melihat rekaman CCTV, dua pelaku jambret yang merampas perhiasan gelang milik korban Sarifah, 54, warga setempat itu diduga adalah residivis. 
Mereka pelaku lama yang diduga kambuh lagi. “Sepertinya mereka mereka itu residivis,” ujarnya. Namun ia menegaskan, pelaku yang beraksi di jalan raya Desa Sepanjang, Gondanglegi berbeda dengan peristiwa jambret yang terjadi di Talok, Turen.
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, juga mengatakan kalau kasus penjambretan itu, sekarang masih proses penyelidikan. Polres Malang, sedang berupaya untuk menangkap pelaku secepatnya. “Kami sedang berupaya,” tegasnya. 
Namun ketika ditanya, apakah nanti ada tindakan tegas terukur yang diberikan pada pelaku ketika tertangkap, Ujung tidak menjawabnya. Sementara itu, informasi yang diperoleh dari sumber Malang Post, bahwa polisi kini sedang menyebar ke wilayah Malang Selatan. 
Bahkan, selain anggota Satreskrim, anggota Satintelkam juga turun untuk ikut membantu memburu pelaku. “Sudah ada yang kami curigai. Namun sekarang sedang kami dalami,” ucap salah satu sumber di Mapolres Malang.
Aksi penjambretan terekam CCTV di Jalan Raya Desa Sepanjang, Gondanglegi, Rabu (18/7) pagi. Pelaku diketahui dua orang, berboncengan sepeda motor Suzuki Satria FU. Dengan menghunus senjata tajam jenis celurit, mereka memperdatai Sarifah, warga sekitar.
Wanita berusia 54 tahun itu, diseret dan didorong hingga terjatuh oleh salah satu pelaku. Bahkan, korban yang saat itu korban sempat bergumul dengan pelaku. Namun perhiasan gelang berhasil diambil. Rekaman video penjambretan berdurasi 45 detik itu, viral di media sosial. (agp/mar)