Polisi Sita 876 Botol Miras Toko Prigen


PASURUAN – Peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Pasuruan tampaknya masih jauh dari kata surut. Sementara aparat Penegak Perda juga kian intensif menggelar razia.Seperti Jumat (8/2) malam lalu, petugas menyita botol-botol miras dalam penyisiran yang dilakukan di sejumlah toko kelontong.
Sekitar 20 petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan dikerahkan untuk menyisir sejumlah toko kelontong yang terindikasi menjual miras secara bebas. Penyisiran itu berlangsung di Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, sejak pukul 21.25.
“Hasilnya ada tiga lokasi atau toko yang kami tertibkan. Seluruh sasarannya kali ini di Pecalukan,” kata Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Ajar Dollar, Sabtu (9/2). Sebelumnya petugas mengamankan sebanyak 288 botol miras jenis dari toko milik Rb di Jalan Malabar, Pecalukan.
Kemudian dilanjutkan dengan menyisir toko milik FA dan Nh. Lokasinya tak jauh dari toko pertama yang ditertibkan petugas. Dari kedua toko tersebut, diamankan sebanyak 102 botol guinness kecil, 7 krat miras guinness dan 5 botol prost beer.
“Jumlah total yang kami sita dari ketiga pemilik toko sebanyak 876 botol. Kebanyakan jenis miras guinness,” imbuh Ajar. Selanjutnya, ratusan botol miras itu dibawa ke Makopol PP di kompleks Perkantoran Pemkab Pasuruan di Raci.
Ajar menyebut, masing-masing pemilik toko juga telah didata. Kemudian akan dipanggil untuk menjalani proses hukum tipiring. Dia juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penindakan terkait peredaran miras yang kian marak.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk menciptakan wilayah yang bebas dari jangkauan miras,” jelasnya. Tak hanya itu, Ajar juga menyebut bahwa dampak akibat

Berita Terkait

Berita Lainnya :