Residivis Jambret Nyonyor Dihajar Massa

MALANG - Suasana kawasan Jalan Pisang Candi VI geger. Sekitar pukul 05.30, seorang warga, Yanti, 50 sedang berjibaku melawan penjambret yang hendak merampas kalung emas miliknya.  Saat itu, Yanti yang baru selesai berbelanja, sedang berjalan kaki dan dibuntuti oleh tiga pelaku jambret. 
Ketika korban berjalan, salah satu pelaku jambret berusaha menarik kalung korban. Namun, ternyata korban melawan dan sempat terseret. Aksi itu yang membuat pelaku terjatuh dari motornya. "Bu Yanti kaget dan berusaha mempertahankan kalung emasnya. Sambil teriak - teriak minta tolong. Tapi jambretnya kejam. Bu Yanti ditarik sampai jarak 10 meteran," kata Yuni, salah seorang warga sekitar yang mengetahui kejadian itu.
Tarik - tarikan kalung emas itu berakhir ketika korban terjatuh ke aspal bersama seorang penjambretnya yang mengendarai motor Honda GL. Bersamaan itu massa berdatangan. Dua jambret lainnya memilih kabur dengan naik motor Honda Beat.
"Yang jambret satunya langsung dihajar. Sempat diamankan di rumah salah seorang warga sampai polisi datang," tutup Yuni. 
Identitas pelaku jambret yang babak belur dihajar massa tersebut bernama Ahmad Efendi, 34 warga Dusun Krajan Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Malang Post, pelaku merupakan residivis kasus jambret. Tahun lalu, ia sempat ditahan karena kasus yang sama dan baru keluar dari bui pada 9 Januari 2019 lalu.
Saat ini, pelaku sedang diamankan di Polsek Sukun untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Pelaku sudah diserahkan ke Polsek Sukun. Sekarang masih diperiksa," kata Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta.
Sementara, korban sudah dibawa ke IGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan. "Sementara korban mengalami luka dan sudah dirawat," tandas dia.(tea/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :