Rusak Rumah Mertua Dengan Batu Nisan

 
MALANG - Perasaan dendam membakar hati Muhammad Nasih, warga Desa Pandansari, Poncokusumo. Pria berusia 31 tahun ini, nekat merusak rumah Siti Maimunah, 61, mertuanya yang tinggal di Desa Sumberejo, Poncokusumo. 
Begitu perbuatannya dilaporkan polisi, sejak dini hari kemarin, Nasih berurusan dengan Polsek Poncokusumo. “Tersangka kami tangkap di rumahnya setelah ada laporan saksi yang mengetahui, kalau pelaku adalah menantu korban,” terang Kapolsek Poncokusumo, AKP Agus Siswo Hariadi.
Diperoleh keterangan, perusakan rumah yang dilakukan Nasih ini, terjadi Minggu (8/7) dini hari lalu sekitar pukul 00.10. Sebelumnya, tersangka memang ada masalah dengan keluarga istrinya. Pasalnya ketika menikah dulu, dia sempat tidak mendapatkan restu dari orangtua istrinya.
Karena tidak adanya restu itulah, rumah tangganya pun menjadi berantakan. Tersangka pisah ranjang dengan istrinya. Ia menganggap perpisahan itu, disebabkan oleh korban, hingga akhirnya tersangka menaruh dendam.
Sabtu malam, tersangka yang mendapat kabar orangtua istrinya meninggal, pergi ke makam untuk berdoa. Setelah memanjatkan doa, tersangka langsung pulang. Namun sebelumnya, ia mencabut batu nisan makam mertuanya.
Selanjutnya, tersangka menuju rumah mertuanya. Begitu di depan rumah, dia lantas melemparkan batu nisan itu mengenai kaca jendela hingga pecah. Usai melakukan perusakan berlatar belakang dendam dan sakit hati ini, tersangka langsung kabur.
Korban yang tidak terima dan mengetahui pelaku perusakan adalah Nasih, lantas melaporkannya ke petugas Polsek Poncokusumo. Polisi langsung memburu tersangka dan berhasil menangkapnya.“Antara tersangka dan keluarga istrinya memang ada masalah,” jelas mantan Kapolsek Kalipare ini. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...