Sadis, Jambret Gegerkan Gondanglegi

 
MALANG - Pelaku jambret jalanan kembali meneror warga. Seolah-olah komplotan jambret ini tak takut sedikit pun kepada aparat kepolisian maupun masyarakat. Seperti yang terjadi Rabu (18/7) pagi. Dua penjahat jalanan ini, beraksi di Jalan Raya Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, dengan memperdayai seorang ibu. Korbannya adalah Sarifah, 54 tahun, warga sekitar. 
Aksi kawanan jambret ini, sempat terekam CCTV milik salah satu warga sekitar. Rekaman video dengan durasi 45 detik tersebut, langsung viral di dunia maya. Setelah diunggah pada Facebook di grup Komunitas Peduli Malang (KPM). 
"Video penjambretan yang viral itu, memang benar ada kejadiannya. Korbannya ibu saya sendiri, dan kejadiannya pagi tadi (kemarin pagi, red) di depan rumah," ungkap Yudi, anak korban ketika ditemui di rumahnya, kemarin. 
Peristiwa jambret, terjadi sekitar pukul 05.30. Kejadiannya di jalan raya depan rumah korban. Saat itu, korban berniat berbelanja di tetangga depan rumah. "Setiap pagi, ibu memang belanja," ujarnya. 
Ketika berjalan hendak menuju ke tempat belanja, tiba-tiba korban didatangi dua pelaku. Mereka berboncengan sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam. Satu pelaku dengan menghunus celurit, menghampiri korban. Sedangkan satu pelaku lagi, menunggu di atas motor. 
Dengan mengancam menggunakan celurit, pelaku terlihat jelas merampas perhiasan gelang dan kalung yang dipakai korban. Dengan kejamnya, korban terlihat diseret dan didorong hingga terjatuh dan pelaku berusaha terus merampas perhiasan korban. 
Tak lama setelah beraksi, pelaku kemudian buru-buru kabur ke arah barat. Korban ditolong oleh keluarga dan warga sekitar, yang kemudian melaporkan peristiwa itu ke perangkat desa, yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Gondanglegi. 
"Yang dirampas hanya gelang saja. Untuk kalung tidak dirampas, karena tertutup hijab. Ibu juga tidak luka, hanya lecet pada kaki karena jatuh dan diseret," terang Yudi. 
Polisi yang mendapat laporan, segera mendatangi lokasi. Kemudian melakukan olah TKP, sekaligus mencari keterangan saksi. Termasuk mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti, dan bahan penyelidikan. 
"Laporan sudah kami terima. Sekarang bersama dengan anggota sedang melakukan penyelidikan. Apalagi kejadian ini, juga langsung viral di media sosial," jelas Kapolsek Gondanglegi, Kompol Mas Ahmad Sujalmo. 
Sementara itu rekaman video penjambretan itupun, menjadi viral di media sosial facebook (FB). Netizen berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya, termasuk membasmi penjahat jalanan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.
Rekaman CCTV yang diunggah pemilik akun Kiki Abrianto Janoko di Komunitas Peduli Malang (KPM) ini. Dalam rekaman berdurasi 45 detik tersebut, korban terlihat tak berdaya saat dipaksa oleh pelaku jambret. Kendati berusaha berontak, namun pelaku tetap merampas perhiasan korban.
Yang membuat netizen geram, banyak warga yang melihat tetapi tidak menolong korban. Termasuk beberapa pengendara yang melintas hanya diam saja. Mereka seperti membiarkan kejadian perampasan kalung itu terjadi. Baru setelah pelaku kabur, warga mendekati korban. 
"Ngunu og g ono sing nolong,,,,  ksihan ibu," ucap pemilik akun Anton An-najach dalam kolom komentar. "Miris dengan keadaan masyarakat disitu...kok gak ada tenggang rasa blas," sambung Nita Herlienda. 
"Ya Allah....pak polisi mbok Yo di tindak lanjuti. Lek begal koyok ngono sadise.pantes ae wong sing gregetan Nang mbegal nganti begal e dimasa habis2an," ungkap Mbak Ya, netizen lainnya. 
"aku eruh di depan mata kepalaku dewe iku terjadi dalam hitungan detik pas jam setengah 6 iyo ancen padahal onok mlijo ndek sanding e tp mlijo e malah mlayu," komentar Amaliaa Lintann. (agp/jon)