Sampan Terbalik di Sungai Brantas, 4 Selamat, 1 Tenggelam


MALANG – Belum tuntas kasus dugaan perkosaan yang diduga melibatkan Kades DS, masyarakat Desa Trenyang Kecamatan Sumberpucung, Selasa (25/6) petang kembali geger. Warga heboh dengan kejadian yang menimpa lima warganya. Mereka tercebur ke dalam sungai saat hendak mencari buah kelapa.
Empat di antaranya berhasil selamat. Sementara satu orang tenggelam. Yakni Bagus Pranoto, 21, warga Dusun Turus Desa Trenyang. Hingga semalam tubuh korban masih belum ditemukan. "Mengingat waktu yang sudah malam serta kondisi yang gelap, pencarian baru bisa dilakukan besok pagi (pagi ini, red). Malam ini kami sedang koordinasi dan seluruh personel sudah stand by di lokasi kejadian," jelas Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo tadi malam.
Informasi yang diperoleh, kejadian nahas yang dialami kelima warga ini, terjadi sekitar pukul 16.30. Kelimanya hendak mencari buah kelapa di seberang sungai Brantas. Untuk menuju lokasi, mereka menyeberangi sungai dengan naik sampan.
Namun sampan baru berjalan sekitar 20 meter, tiba-tiba bocor. Karena panik perahu menjadi terbalik. Kelimanya pun langsung tercebur ke dalam sungai yang dalam. Empat orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan meminta bantuan temannya yang ada di pinggir sungai. Sedangkan korban yang tidak bisa berenang, langsung tenggelam.
Mengetahui hal itu, empat temannya yang selamat lantas memberitahukan pada warga sekitar. Kemudian diteruskan ke perangkat desa, yang selanjutnya diteruskan dengan melaporkan ke Polsek Sumberpucung dan petugas SAR.
Petugas yang mendapat laporan, lantas menuju ke lokasi. Namun lantaran kondisi malam dan gelap, akhirnya pencarian dilanjutkan hari ini.
"Pencarian tubuh korban baru dilakukan besok oleh tim SAR. Sedangkan malam ini (semalam, red) pencarian dilakukan oleh warga sekitar," jelas Kanitreskrim Polsek Sumberpucung, Ipda Zaenal Arifin.(agp/lim)

Berita Terkait