Sekali Bacok Korban Tewas


MALANG - Satreskrim Polres Malang merekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Pardi, 58, warga Dusun Gandon Barat Desa/Kecamatan Jabung, Senin (17/6) siang. Reka adegan tersebut untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen.
Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka M Syaikhoni, 39, warga Dusun Tegal Pasangan Desa Pakis Kembar Kecamatan Pakis, memperagakan 21 adegan. Mulai dari menegur korban, hingga menghilangkan barang bukti dengan membakar pakaian serta membuang senjata tajam jenis celurit di sungai.
Rekonstruksi pembunuhan digelar di lapangan tenis Polres Malang. Saat memperagakan adegan pembunuhan, tersangka Syaikhoni terlihat tenang. Ia menjelaskan satu per-satu adegan pembunuhan secara rinci.
Adegan pembunuhan diawali dengan tersangka memergoki korban yang hendak mencuri jagung di kebunnya. Kemudian korban menegurnya. Setelah itu, pada adegan keenam, tersangka mengayunkan celurit yang dibawanya ke arah korban.
Sekali tebas, korban langsung roboh. Luka bacok di rahang sebelah kiri, membuat korban tewas seketika. "Hanya sekali bacok saja. Setelah itu, korban langsung tumbang," ucap tersangka Syaikhoni.
Usai membacok korban, tersangka lantas menghampiri dua teman korban yang melihat kejadiannya. Hartono dan Rio, saksi teman korban saat itu juga mau mencuri jagung.
Namun lantaran kedua saksi juga membawa senjata tajam, tersangka memilih kabur. Baru pagi hari menjelang subuh, kembali lagi ke lokasi. Saat datang lagi, tersangka berniat memastikan kondisi korban.
Karena sudah meninggal, akhirnya tubuhnya diseret sekitar 30 meter ke arah kebun tebu. "Mayatnya saya pindahkan ke kebun tebu, karena saya mau panen jagung," katanya.
Setelah memindahkan mayat korban, tersangka pergi ke sungai untuk mandi. Sekaligus mencuci sepeda ontel miliknya. Kemudian pergi ke pabrik tahu, untuk meminta air cuka kepada saksi Heri. Lantaran tidak ada, tersangka pergi ke sungai lagi untuk membuang senjata yang digunakan menghabisi korban. Termasuk membakar pakaian yang digunakannya.
"Sebelum pulang ke rumah, saya sempat datang ke sekitar lokasi untuk melihat situasi. Saat itu, juga sempat melihat dua teman korban melintas," paparnya. (agp/lim)

Berita Terkait