Simpan Sabu 3 Gram, Tak Berkutik di Jalan Sawojajar


MALANG – Jaringan sabu-sabu di kawasan Sukun meresahkan warga. Polres Makota merespon keresahan ini dengan membekuk dua pengguna sabu, Yakni, Ganda H, 27 warga Gadang gang VI, Kelurahan Gadang Sukun dan Yuson A, 26 tinggal di Jalan Ngaglik gang IV Kecamatan Sukun.
Mereka dibekuk setelah kedapatan membawa sabu-sabu, dengan total berat 3,15 gram dalam bekas bungkus rokok. Mereka dibekuk di kawasan Jalan Raya Sawojajar Kecamatan Kedungkandang. Dari keterangan yang diterima petugas, warga mendengar informasi bahwa ada jaringan narkoba di sekitar Jalan Raya Sawojajar.
Berdasarkan informasi ini, polisi langsung melakukan penyelidikan. Petugas berpakaian preman diturunkan ke lapangan untuk mengintai dan mengumpulkan data terkait kebenaran informasi. Benar saja, polisi mendapati ada dua orang mencurigakan, yang diduga kuat terlibat jaringan narkotika jenis sabu.
Setelah memastikan keberadaan keduanya di Jalan Raya Sawojajar, polisi menyergap Yuson dan Ganda. Mereka kaget bukan kepalang ketika didatangi polisi berpakaian preman. Karena sudah tertangkap basah, mereka menyerah. Polisi menemukan setidaknya ada beberapa gram sabu yang disita dari kantong baju mereka.
Mereka membawa sabu yang cukup banyak, yakni 3,15 gram. Dengan jumlah yang seperti ini, biasanya akan ada transaksi alias terjadi jual beli. Namun, meski membawa sabu sebanyak 3 gram, keduanya ngotot mengaku hanya menggunakan sabu untuk dikonsumsi sendiri, bukan diedarkan.
Namun, polisi tidak percaya begitu saja. Mereka dibawa ke Polres Makota, untuk menjalani penyidikan. Semua informasi yang keluar dari mulut mereka, akan dijadikan bahan pendalaman dan pengembangan kasus. Kasatresnarkoba Polres Makota AKP Syamsul Hidayat menegaskan, mereka dikenai pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
“Mereka tertangkap tangan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I jenis metamfetamina atau sabu dan atau melakukan permufakatan jahat untuk memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I,” ujar Syamsul.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :