Suami Tak Pulang Pulang


MALANG – “Aku telepon gak diangkat-angkat. Aku sms gak dibales-bales Sudah sebulan gak pulang-pulang. Aku di rumah nunggu kebingungan. Ada tetangga tahu, bawa berita duka. Rupanya suamiku sedang bahagia bersama madunya.”
Sepetik lirik dari lagu yang dipopulerkan Siti Badriah berjudul Suamiku Kawin Lagi, ternyata mewakili kegalauan Amel, 28. Suaminya tidak pulang bertahun-tahun, tanpa kabar dan cerita yang jelas. Tidak mengherankan, Amel pun berpikir bahwa Ronald, 31, sudah menemukan wanita lain. Padahal, status Ronald masih sebagai suami Amel. Tak mau statusnya terkatung-katung, Amel mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Malang.
Meski demikian, pernikahan mereka sendiri juga tidak harmonis sejak awal menikah.
Usai melangsungkan pernikahan dan diresmikan KUA Blimbing pada tahun 2010, Amel dan Ronald tinggal satu rumah selama dua tahun 8 bulan. Hanya rukun satu bulan, mereka langsung sering bertengkar karena masalah keuangan.
Amel melihat Ronald jarang bekerja, dan tidak pernah memberi nafkah yang layak. Saat dimintai uang untuk kebutuhan rumah tangga, Ronald bilang tidak mempunyai uang. Tapi, Ronald tidak keluar rumah untuk mencari penghasilan. Dampak pertengkaran ini, Ronald jarang pulang. Kadang pulang dini hari.
Kadang pula, Ronald baru menyambangi istri setelah dua hari tanpa kabar. Akhirnya, pada tahun 2013, Ronald pergi tanpa pamit dan tak pernah pulang lagi. Amel pun tidak pernah mendapatkan kabar soal Ronald sampai 2018. Dia mengajukan perceraian karena tidak mau menderita seperti ini lagi.
Hakim ketua majelis, Drs Lukman Hadi SH MH dan anggotanya Drs Abd Rouf MH dan Drs Umar D mengabulkan gugatan cerai Amel. “Mengabulkan gugatan, dan menjatuhkan talak satu bain sughra tergugat terhadap penggugat,” tutupnya.(fin/lim)

Berita Terkait