Tak Punya Anak, Istri Minggat


MALANG – “Saat aku tak lagi di sisimu, kutunggu kau di keabadian. Cinta kita melukiskan sejarah, menggelarkan cerita penuh sukacita. Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu, cinta kita sejati.” Beberapa baris lirik dari lagu Bunga Citra Lestari ini, bisa jadi adalah harapan, mimpi dan angan semua pasangan yang tengah mengarungi rumah tangga.
Begitu juga, Ronald, 36, seorang karyawan swasta, warga Kecamatan Tumpang, ingin cintanya dengan Amel, 36, tetap bertahan hingga maut datang. Karena itu pula, Ronald mengukuhkan hati untuk menikahi Amel, pada tahun 2015. Mereka pun tinggal bersama di rumah orang tua Ronald di Kabupaten Malang selama 4 tahun.
Sayangnya, cinta sejati, rumah tangga ideal, kehidupan suami istri tanpa hiruk-pikuk, tidak terjadi di dunia percintaan Ronald. Mereka yang tidak dikaruniai anak walaupun sudah menikah 4 tahun, mulai sering bertengkar. Amel, utamanya, gemar mengajak Ronald bertengkar dan meminta nafkah lebih dari yang bisa diberikan.
Selama empat tahun ini, Amel memakai alasan nafkah ini untuk memancing emosi Ronald. Keduanya sering cekcok, dan bahkan terdengar tetangga. Akhirnya, pada awal 2019 lalu, Amel tiba-tiba pergi tanpa pamit, dan tak pernah lagi kembali kepada rumah yang ditinggali bersama Ronald.
Selama kurang setengah tahun, Ronald pisah ranjang. Akhirnya, dia mengajukan cerai ke Pengadilan Agama Malang, dan Amel tidak pernah hadir dalam mediasi untuk perdamaian dan rujuk. Sehingga, putusan dibuat oleh hakim secara verstek. Ronald, sebagai pemohon, diberi izin menjatuhkan talak satu raj’i kepada termohon Amel.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :