Tepergok Curi Genset, Hilang di Laut


PASURUAN - Seorang pemuda asal Desa Wates Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan berinisial AH nekat terjun ke laut di dermaga pelabuhan khusus Indonesia Power Grati. Ia nyemplung ke laut untuk menghindari kejaran sekuriti di salah satu objek vital itu.
Pemuda itu nekat nyebur laut Selasa malam (14/5). Hingga tadi malam (15/5), keberadaan pemuda itu belum diketahui. Pihak Polair masih mencari keberadaannya.
Informasi yang dihimpun, AH tak sendirian mendatangi objek vital pembangkit listrik Indonesia Power Grati. Ia datang bersama empat temannya. Yakni Jbd, Jml, Syk dan Hd.
Keberadaan lima pemuda di area objek vital pembangkit listrik Indonesia Power itu pun diketahui sekuriti setempat. Lantaran membawa genset, kelima pemuda itu pun langsung berupaya kabur.
“Benar itu warga saya (remaja yang tenggelam). Mereka sempat melawan sekuriti hingga datang polisi yang berjaga. Setelah ketahuan membawa genset sekitar 30 meter dari tempat semula, mereka akhirnya kabur,” ujar Kades Wates, Mulyadi.
Saat tepergok itu, sejatinya bukan hanya AH yang nyemplung laut. Jml, juga nyemplung laut, namun Jml lolos. Ia berhasil berenang hingga ke ujung timur sampai daratan. Sementara tiga rekannya kabur lewat jalur darat. Sedangkan AH usai melompat, disebutkan sempat sejauh 5 meter. Setelah itu, tubuhnya tak terlihat sama sekali.
“Kami menerima laporan pukul 06.30 pagi. Kemudian langsung datang ke TKP untuk melakukan pencarian,” kata Kasubnit Gakkum Polair Polres Pasuruan, Aipda Laswanto.
Pihak PT Indonesia Power membenarkan insiden itu. Bahkan, sebelum terjatuhnya AH ke laut, ketiga remaja itu disebutkan berniat mencuri genset milik perusahaan. “Mereka masuk lompat pagar dan akan mengambil genset. Namun diketahui petugas keamanan sehingga mereka balik lompat ke pagar, masuk ke laut,” kata Sps Humas dan Keamanan Indonesia Power UPJP Perak-Grati, M. Hariyanto.(rdb/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :