Tertangkap Warga, Pencuri Wajak Nyaris Dimassa


MALANG - Seorang pencuri nyaris menjadi bulan-bulanan massa, pagi kemarin. Yakni Mohammad Hasanudin, 33, warga Dusun/Desa Wonoayu, Wajak. Ia ditangkap warga setelah kepergok mencuri di rumah Sunarti, 54, warga Jalan Ahmad Yani Turen.
Beruntung, petugas Polsek Turen yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk mengamankannya. Selanjutnya bersama barang bukti berupa tas dan HP Xiaomi, tersangka digelandang ke Mapolsek Turen.
“Tersangka kami amankan setelah sebelumnya ditangkap oleh warga. Saat ini, kasusnya masih terus kami kembangkan apakah ada TKP pencurian lainnya,” jelas Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mas'udi. Aksi pencurian terjadi sekitar pukul 07.45.
Saat kejadian, korban sedang berada di dalam kamar mandi. Sementara anaknya, sedang berada di dapur. Tersangka yang saat itu melintas di depan rumah, melihat rumah dalam kondisi sepi dan pintu depan terbuka.
Setelah mengawasi kondisi sekitar aman, tersangka lantas masuk. Ia lalu menuju ke dalam kamar yang kemudian mengambil HP dan tas kecil. Begitu mendapatkan hasil, tersangka lantas buru-buru kabur. Namun belum sempat keluar rumah, aksinya diketahui saudara korban.
Saksi melihat tersangka membawa HP dan tas milik korban. Melihat ada pencuri, seketika saksi langsung berteriak maling, hingga mengundang reaksi warga sekitar. Tersangka yang ketakutan, lantas membuang HP dan tas lalu berusaha untuk kabur.
Warga yang mengetahui, segera mengejar dan mengepung tersangka. Karena tidak ada jalan lagi untuk kabur, tersangka akhirnya pasrah saat warga menangkapnya. Selanjutnya, warga menyerahkannya ke petugas Polsek Turen.
Dari penggeledahan di tubuhnya, polisi juga menemukan tiga buah HP dalam tas tersangka. Saat ditanya, tersangka mengaku kalau dirinya menemukan HP itu. Namun setelah diselidiki, ternyata tiga buah HP hasil mencuri di wilayah Kepanjen.
"Setelah kami lacak, akhirnya menemukan nomor pemilik HP. Ketika saya tanyakan, pemilik HP mengatakan kalau rumahnya habis kemalingan dan tiga buah HP miliknya hilang. Tiga buah HP dicuri di ruang tamu, dan saat kejadian korban sedang berada di dapur," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Dampit ini.
Dalam pemeriksaan, tersangka Mohammad Hasanudin, mengatakan kalau dirinya nekat mencuri karena kepepet. "Saya butuh uang untuk membayar utang. Tidak ada pilihan lagi selain mencuri," ucap tersangka kepada wartawan. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :