Uangnya Buat Foya-foya


MALANG – Penjualan emas curian yang dilakukan pelaku Dwi alias DY makin mulus. Itu karena setelah mencuri berlian emas beserta surat-suratnya tersebut, pelaku menyerahkan barang curian kepada dua penadah. Yaitu Didik S, 36, warga Kedungbanteng Sumbermanjing Wetan, dan Sih S, 35, warga Tambakrejo Sumbermanjing Wetan.
"Setelah mencuri, tersangka utama menyerahkan emas berlian kepada penadah, untuk dijual kepada toko emas. Karena emas berlian yang dijual bersurat, toko emasnya tidak curiga," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada wartawan, Senin (15/7).
Uang senilai Rp 250 juta diserahkan oleh Didik dan Sih kepada tersangka utama. Komang menambahkan, toko emas di Kabupaten Malang tempat menjual barang-barang tersebut akan menjadi saksi kasus pencurian ini.
"Toko emas itu nantinya bisa menjadi saksi," tutup Komang.
Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku baru kali ini mencuri. “Baru sekali,” kata tersangka lirih, saat diinterogasi Kompol Ari Trestiawan, Wakapolres Makota.
Menurut tersangka, dia sudah sekitar enam bulan bekerja di rumah korban. Sebelumnya, pelaku bekerja di Surabaya, juga sebagai pembantu selama satu tahun. Lantas uang yang diterima hasil penjualan emasnya, dihabiskan untuk apa? Tersangka menerima uang Rp 250 juta. Namun uang itu sudah dihabiskan. “Uang di tangan tersangka sudah habis, diduga untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, serta senang-senang,” kata Komang (fin/lim)