Kue Artis Rajai Pasar Malang Raya


MALANG - Jika di Inggris pernah terjadi revolusi industri, maka beberapa tahun belakangan ini, di Malang Raya terjadi fenomena revolusi bisnis kue artis. Satu persatu mulai merajai pasar oleh-oleh Malang Raya, jumlah storenya kian bertambah. Setelah Malang Strudel (Teuku Wisnu) yang hadir sekitar tahun 2014, beberapa oleh-oleh artis lainnya, seperti Queen Apple (Farah Quinn), A6 (Ashanty) dan Makobu Cake (Krisdayanti) berdatangan secara bergantian di tahun 2017.
Kehadiran kue tersebut ternyata mampu merebut antusias publik. Terbukti, setiap harinya, ada ribuan box yang mampu di lepas ke pelanggan. Bahkan, untuk pelanggan yang berasal dari luar kota, menyediakan jasa titip (jastip) oleh-oleh dengan biaya tambahan tersendiri.
Manager Marketing Malang Strudel, Tri Maria Ulfa mengatakan, saat ini sudah ada 15 varian rasa yang dimiliki oleh Malang Strudel. Seperti Cheese, Choco Banana, Aplle, Corn Cheese, Strawberry, Mix Fruit, Mango, Pineapple dan Choco Peanut.
“Sedangkan untuk Premuim Strudel, ada rasa premium durian, premium caramel dan premium mangi. Sementara untuk Malang O Strudel memiliki rasa Strudel O Mango, Strudel O Choco Cheese dan Strudel O Apple Almond,” papar dia kepada Malang Post.
Toko oleh-oleh yang menjadi pioner oleh-oleh artis tersebut, saat ini sudah berhasil membuka beberapa store di Malang Raya. Seperti Store di Jalan Semeru, Jalan WR Supratman, Singosari dan baru dibuka di kawasan Kebonagung.
“Untuk sekitaran Jalan Soekarno-Hatt, kami sudah memiliki dua store,” terang dia.
“Kami tidak bisa sebutkan secara gamblang, satu store sudah mencapai ribuan box. Apalagi ketika weekend datang, permintaan membludak,” lanjut dia.
Wanita yang akrab disapa Ulfa tersebut menuturkan, store Malang Strudel tersebut dibuat semacam gerai oleh-oleh yang dijual bersamaan dengan barang-barang Usaha Kecil Menengah (UKM).
“Kami bekerjasama dengan ratusan UKM yang ada. Jadi, penjualan jajanan kami tidak mengganggu adanya UKM. Sehingga perolehan penjualan bisa fifty-fifty,” tukas dia.
Secara terpisah, Marketing Communication A6 Oleh-oleh, Ryo Hadi Souji mengatakan, rata-rata per hari, pihaknya mampu menjual hingga 4 ribu boks. Ada enam rasa yang ditawarkan, di antaranya Achio Chocolava, Jielly Hazelline, Acabi Chiz Melt, Loly Rainberry Velvet, Anang Charchoal dan Ash Kaya Green dengan harga yang dibanderol sekitar Rp 50 ribuan hingga Rp 75 ribuan.
“Rasa yang paling banyak diminati adalah Loly Rainberry Velvet dan Anang Charcoal. Kalau dibuat rata-rata, sebanyak 60 persen pelanggan menyukai itu. Sisanya, rasa lainnya,” ujar dia kepada Malang Post.
Ryo menuturkan, pelanggannya tidak hanya masyarakat yang berasal dari wilayah Malang Raya saja. Namun, para pendatang juga sering membawa hingga puluhan box untuk di bawa pulang sebagai oleh-oleh.
“Kalau pelanggan dari luar kota, macam-macam. Ada yang dari Pasuruan, Probolinggo, Jakarta hingga luar pulau Jawa,” kata dia.
Meskipun menggunakan nama besar Anang Hermansyah dan juga Ashanty, A6 oleh-oleh tidak merasa jumawa. Pihaknya juga merangkul sekitar 60 Usaha Kecil Menengah (UKM) milik masyarakan Malang Raya untuk dibina dan juga dibantu memasarkan produk. “Jadi, para pelaku UKM yang ada kami bina untuk meningkatkan kualitas produk. Nantinya, secara bergantian kami akan memasang display produk dan kemudian dijual,” papar dia.
Sementara itu, Head Sales and Marketing Makobu Cake Malang, Muhammad Roy mengatakan, kuenya tersebut merupakan antara perpaduan kue sponge biasa dengan pastry. Kue tersebut tersedia dalam 6 rasa, diantaranya Castella Cheese, Castella Chocolate, Castella Cappucino, Castella Banana Crunchy, Castella Blueberry dan Castella Apple.
“Setiap bulannya, kami menghadirkan special edition. Untuk bulan Februari ini, kami memiliki rasa baru, yaitu Castella Cake,” beber dia.
Setiap harinya, Makobu Cake mampu menjual hingga seribu box per hari. Harga yang dibanderol sekitar Rp 50 ribuan hingga Rp 65 ribuan.
“Peminatnya juga rata-rata adalah pelanggan yang dari luar kota dan ingin membawa oleh-oleh. Kami juga bekerjasama dengan 6 UKM yang ada di Malang. Kami turut membantu memasarkan,” lanjut dia.
Menurut pantauan Malang Post, beberapa waktu belakangan ini, muncul Jastip yang khusus untuk oleh-oleh artis. Misalnya, ada salah satu teman yang berkunjung ke Kota Malang, teman lainnya memesan kue Malang Strudel, A6 dan Makobu Cake. Satu kue ditambah nominal hingga Rp 5 ribu per boks dari harga aslinya. Ketika ditanya Malang Post tentang kehadiran jastip, para manager tidak keberatan dan merasa sangat terbantu.
Ke depan, dunia oleh-oleh artis di Malang Raya akan bertambah satu lagi, yaitu keripik buah milik Andre Taulanny yang dinamai dengan ‘Ini Keripik’. Kapan launchingnya? Ditunggu saja.

Berita Lainnya :