Harga Pembebasan Lahan Naik 20 Persen


Malang - Lain sewa, lain juga bisnis jual properti. Hal tersebut disampaikan oleh kepala HRD dan Umum Araya Malang, Widodo kepada Malang Post. Kota Malang, kata dia sedang naik daun lantaran memiliki keunggulan dalam pendidikan, pariwisata, hingga bisnis, memiliki properti di Malang memang banyak dilirik oleh masyarakat sebab cocok digunakan untuk usaha dan juga tempat tinggal. Tak hanya masyarakat asli Malang saja, masyarakat luar daerah juga tak ketinggalan untuk memiliki properti di Malang.
"Malang mempunyai pesona yang menjanjikan dan cocok untuk para investor. Sebab di kota ini semua sarana dan prasarana lengkap, seperti sekolah, universitas, rumah sakit ternama, beragam pariwisata, hingga bandara. Tak heran jika Malang dijadikan wilayah yang banyak diburu para investor dan pengembang," kata Widodo.
Selain itu harga properti semakin tahun semakin meningkat. Di Malang sendiri peningkatan mencapai tujuh sampai sepuluh persen, dari harga beli properti. Apalagi jika properti berada di pinggir jalan, atau dekat dengan sarana prasarana umum, maka akan semakin tinggi harganya.
"Berbeda dengan daerah lain, Malang memang menjanjikan untuk bisnis ini. Perbedaannya bisa sampai 50 persen dibanding daerah lain seperti Blitar, Lumajang, dan lain-lain," tambahnya.
Bahkan saat ini saja, pembebasan lahan untuk digunakan perumahan atau ruko di beberapa kawasan selalu naik. Kenaikan bisa mencapai 20 persen per tahun. "Saat ini saja di kawasan Araya pembebasan lahan bisa mencapai satu sampai dua juta permeter, tergantung lokasinya. Kalau dekat dengan sarana prasarana dan jalan raya bisa lebih mahal lebih dari dua juta, tergantung kesepakatan," ungkapnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Manager Marketing PT Turen Indah Properti, Etik Widia Sari, dia mengatakan dua tahun belakangan ini penjualan bisnis properti meningkat hingga 40 persen. Peningkatan tersebut juga berlaku pada harga yang semakin melambung tinggi.
"Setiap tahunnya harga yang kami tawarkan juga meningkat, sekitar 40 persen dari harga di tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut berlaku pada semua prodak baik perumahan maupun properti, di wilayah kota maupun Kabuoaten," kata Etik.
Dia menambahkan hal tersebut berakibat pada harga pembebasan tanah, yang juga meningkat. Bahkan peningkatan harga pembebasan lahan busa mencapai dua kali lipat.
"Paling sedikit peningkatan pembebasan lahan sekitar 20 persen, itu pun di lokasi dengan prospek rendah. Kalau di daerah yang memiliki prospek tinggi seperti dekat dengan kampus, rumah sakit, atau pabrik, bisa meningkat tajam hingga dua kali lipat, tergantung kesepakatan," tandasnya.(yun/big/dan/ira/yun/sin/ary)

Berita Lainnya :