Dewan Setujui LKPJ Wali Kota

 
MALANG - DPRD Kota Malang menggelar sidang paripurna membahas Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Malang tahun 2017, Rabu (9/5). Mereka setuju LKPJ wali kota. Hal ini  sekaligus bukti bahwa dewan terus bekerja untuk keberlanjutan pembangunan dan pemerintahan di kota pendidikan ini.
Sidang paripurna dipimpin Plt Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Choroel Anwar. Wakil ketua dewan dari Fraksi Golkar ini didampingi Plt pimpinan lainnya.  Yakni Plt Wakil Ketua I, H Abdurrachman dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) dan Plt Wakil Ketua III Sony Yudiarto dari Fraksi Demokrat.  
Sedangkan dari Pemkot Malang dihadiri Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi, Sekda Drs Wasto dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). 
“Kita bersyukur dapat melaksanakan sidang paripurna ini. Semoga apa yang dihasilkan dapat membawa pembangunan Kota Malang lebih baik,” ungkap Choeroel dalam sambutan pertamanya saat membuka sidang.
Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi memberikan apresiasi besarnya terhadap jalannya sidang paripurna. Ia mengakui komitmen para wakil rakyat yang sebelumnya bersemangat mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi.
“Selalu mencari solusi dan terus semangat. Ini yang harus kita arpesiasi bersama. Baik pemkot maupun dewan semua dapat berjalan dan terus menjalankan roda pemerintahan apapun yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya salam sambutannya.
Dalam sidang tersebut diisi dengan penyampaian pandangan umum masing-masing fraksi. Kemudian dilanjutkan memberikan persetujuan dewan terhadap LKPJ Wali Kota Malang tahun 2017. 
Sebelumnya selama 30 hari Pansus LKPJ menggelar pembahasan. Mereka meneliti semua naskah LKPJ lalu dibahas di dewan. OPD juga diundang untuk meminta klarifikasi dan penjelasan terkait materi LKPJ selama proses pembahasan berlangsung.  
Sekda Kota Malang Drs Wasto pun mengakui jika setelah pengesahan Perda LKPJ Wali Kota Malang tahun 2017 ini, pihaknya akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan dewan. Ia salut terhadap Pansus LKPJ yang selama ini melakukan pembahasan secara serius. (ica/van) 

Berita Lainnya :

loading...