Operasi Mata Tak Perlu ke Luar Negeri

 
MALANG - Layanan medis Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri. Kini warga Malang Raya yang hendak operasi retina mata, cukup di RSSA Malang saja. Tidak perlu keluar Malang. Apalagi sampai harus ke luar negeri.
‘’Kini di RSSA memiliki alat operasi retina yang canggih. Dengan alat modern, operasi Vitrektomy Retina mata tidak perlu ke luar negeri,’’ kata Dr Safaruddin Refa SpM. KVR, Ketua Sub Devisi Retina Mata RSSA.
Refa, yang juga ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Malang Raya ini, lantas mengurai kegunaan alat canggih buatan Alcon USA ini. Diantaranya, alat super modern ini berguna bisa untuk operasi retina berupa Lepasnya Retina (Ablatio Retina), Perdarahan Retina dan Badan Kaca
Infeksi pada Badan Kaca, Penyakit Retina karena Kencing Manis, Lensa Mata yang Jatuh Ke belakang,Trauma serta yang lainnya.
‘’Alat ini sama dengan yang digunakan rumah sakit mata di seluruh dunia. Makanya, sekarang cukup di RSSA saja kalau mau operasi mata,’’ tegas Refa yang di Malang Raya dikenal cukup ahli menangani segala jenis penyakit  mata ini.
Hal senada diungkapkan DR Dr Nadia Artha Dewi Spm K dan Dr Mirza Metita SpM. Kedua ahli mata ini menyebutkan, kalau alat canggih ini dapat menambah tingkat pelayanan mata di RSSA Malang.
Sekaligus, RSSA bisa bertindak sebagai rumah sakit yang berfungsi mengurangi angka kebutaan di Indonesia, karena penyakit retina. Di Indonesia, penyakit retina masuk urutan ke 3 penyebab kebutaan pada penyakit mata.’Dahulu saya melakukan operasi dengan metode konvensional. Tapi sekarang alatnya sudah canggih,’’ ujar keduanya, yang juga satu tim operator yang belajar di luar negeri.
Saat ini, telah banyak pasien yang antri di poli Retina RSSA Malang untuk memanfaatkan alat canggih di bidang kedokteran mata ini. Umumnya mereka (para pasien) memang harus antri jadwal operasi lebih dahulu.
‘’Mudah-mudahan alat mahal ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat. Utamanya pengguna jasa BPJS sehingga tidak perlu lagi merujuk ke RSCM Jakarta atau ke tempat lain,’’ pungkasnya. (has)

Berita Lainnya :