IBU Malang Berencana Naik Kasta



MALANG - Di tengah ancaman turun kasta untuk kampus swasta, IKIP Budi Utomo (IBU) justru segera bertransformasi menjadi universitas di tahun 2018. Dua kampus IBU yang berlokasi di jalan Arjuno dan Citandui saat ini sudah memenuhi syarat pengajuan untuk menjadi universitas.
Namun, IKIP Budi Utomo saat ini masih memiliki delapan program studi. Padahal, untuk bertansformasi menjadi univeritas harus mengejar menjadi 10 prodi.
Ketua Tim Pengembang Dr Nurkholis Sunuyeko mengatakan untuk saat ini beberapa syarat pengajuan universitas sedang dilakukan.  Termasuk syarat untuk penambahan Prodi baru. Prodi yang dimiliki saat ini, antara lain, Prodi Jasmani Kesehatan dan Olahraga, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Ekonomi dan Kewirausahaan, Sejarah dan Sosiologi, Prodi Bahasa Inggris, Prodi Matematika, dan Biologi. Serta S2 Pendidikan Olahraga.
Nurcholis mengungkapkan, yang akan ditambah adalah Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas MIPA, dan Fakultas Teknik. “Penambahan fakultas ini akan segera kami lakukan. Saat ini tengah gencar mengupayakannya,” terang dia.
Persiapan yang dilakukan untuk penambahan fakultas, tentu saja dilakukan dengan penambahan sarana dan prasarana. Untuk saat ini, tambahan sarana dan prasarana yang sedang diprioritaskan, adalah penambahan laboratorium.”Laboratorium kami sudah cukup lengkap di setiap jurusannya. Yang belum adalah laboratorium Teknik Mesin. Laboratorium yang sudah ada, tentu akan kami perbarui lagi,” beber dia.
Syarat lain yang tengah dikejar di antaranya, adalah Sumberdaya Manusia (SDM). Dari segi SDM, IBU akan segera manambah tenaga dosen. “Kami sedang menambah tenaga dosen. Untuk lulusan S2. Kami sedang membutuhkan di beberapa jurusan.” terang dia.
Tenaga dosen yang akan ditambah, adalah untuk jurusan Teknik Mesin, dua orang, Teknik Elektro dua orang, Teknik Informatika dua orang, dan Sistim Informasi kurang dua orang. Selain tenaga dosen, hal lain yang juga akan dilakukan adalah menambah fakultas baru.
Nurcholis mengatakan, perbaikan sistem akademik juga menjadi syarat penting dalam proses menuju transformasi universitas. Ia kini tengah mengembangkan sistim pembelajaran paperless. Ia memanfaatkan kecanggihan teknologi. “Planning kami adalah kerjasama dengan perusahaan provider untuk menerapkan model pembelajaran online. Dan mulai sekarang kami sudah membuat sistim itu,” terang dia.
Salah satu mahasiswa, Stephanus Immanuel mahasiswa semester III jurusan pendidikan Jasmani, kesehatan dan Olahraga mengatakan dia merasa fasilitas olahraga dan pendidikan di IKIP Budi Utomo sudah layak untuk sarana perkuliahan. Selama ini, yang ia rasakan, ia tidak ada kendala ketika harus melakukan praktikum.(ras/sin/ary)

Berita Lainnya :