Mikro Story Sukses Tingkatkan Minat Baca


MALANG - Kurangnya minat baca siswa membuat Guru SDN Sukoharjo 1, Citra Kurnia Rizkyanti membuat media literasi baru. Media literasi yang ia beri nama Mikro Story terbuat dari batang terompet yamg disusun bertingkat. Bentuknya seperti mikroskop dan di bawahnya ditempelkan luv atau kaca pembesar. Media ini juga disertakan meja dan lampu, sebagai tempat buku yang akan dibaca menggunakan luv.
Inovasi yang dikembangkan ini berhasil meraih prestasi, yakni predikat inovasi terbaik tingkat nasional oleh Kemendikbud, pada 7-10 November lalu di Jakarta.
Penggunaaan media ini sederhana, siswa diajak untuk seolah meneliti sebuah bacaan dalam buku. Namun tidak semua buku bisa dipakai untuk media ini. Hanya buku berukuran mikro saja yang bisa digunakan. "Buku yang digunakan, awalnya berukuran normal tapi saya kecilkan. Saya buat ukuran 10x5 cm," terangnya pada Malang Post.
Buku yang telah diperkecil sedemikian rupa ini ditaruh di meja kecil tepat di bawah luv. Setelah posisinya pas, nyalakan lampu berkekuatan 5 watt. Setelah itu, tempelkan mata di ujung lubang kecil untuk membaca dengan meneropong luv. Ketika diteropong, tulisan dan gambar akan berukuran lebih besar.
Citra memilih membuat luv sederhana agar siswanya lebih tertarik. "Jika siswa hanya membolak-balik buku, kurang menarik dan membosankan. Melalui cara seperti ini, Mereka akan penasaran dan jadi lebih bersemangat untuk membaca sambil meneropong," terangnya.
Citra mengungkapkan, ketika ia menerapkannya di kelas, siswa sangat antusias mempraktikkan. Dan setelah digunakan dua bulan, Citra melakukan evaluasi, ternyata minat baca siswa meningkat. "Evaluasi yang saya lakukan, adalah memberikan dua bacaan. Yakni buku bacaan berukuran normal dan buku bacaan yang diperkecil. Hampir seluruhnya memilih buku yang diperkecil. Karena mereka juga ingin bermain dengan mikroskop buatan," lanjutnya.
Harapannya, media ini bisa terus bermanfaat untuk memunculkan minat baca siswa. Ke depannya, ia berencana akan terus melakukan inovasi-inovasi untuk membuat minat baca siswanya terus ada. "Ke depan saya ingin minat baca siswa lebih meningkat. Mungkin nanti dengan inovasi baru lainnya yang lebih inovatif dan menarik lagi," pungkasnya. (sin/nda)

Berita Lainnya :