Beri Contoh Anak dari Kuliah S3

 
MALANG POST - ADA  misi lain yang diemban dr. Nora Ariyati MKes,SpKK saat memutuskan untuk kembali menjadi mahasiswa S3 di FKUB. Ia ingin memberikan contoh kepada kedua anaknya, M. Jousyah Andhira Satriyo (14) dan Putri Aurelly Nadhira Satriyo (10), bahwa belajar dan menimba ilmu harus dilakukan terus menerus. 
“Mendidik anak itu memberi dan menjadi contoh. Kalau mereka melihat mamanya semangat belajar, pasti juga akan tertular semangat,” katanya. 
Maka, ia pun membuat pembagian waktu sedemikian rupa. Usai kuliah, ia tetap praktik seperti biasa, hanya jam saja yang menyesuaikan dengan jadwal tatap muka atau konsultasi dengan dosen. Sementara di malam hari, dr. Nora selalu menyempatkan diri untuk menemani anak-anaknya belajar. Ia mewajibkan diri tetap ada dalam jangkauan anak-anak ketika mereka membutuhkannya. 
Sesekali, dr. Nora juga mengajak buah hati saat mengikuti workshop atau simposium di luar kota. Usai acara, ia biasanya meluangkan waktu untuk refreshing bersama keluarga. Tidak jauh, ke tempat wisata yang ada di kota tersebut.
“Jadi, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Saya mendapatkan tambahan ilmu melalui workshop dan simposium, anak memperoleh haknya tetap dengan saya dan wisata bersama,” ucapnya tersenyum.  
Satu pelajaran dan prinsip yang ia tanamkan kepada dua buah hatinya adalah, disiplin dan menanamkan untuk tidak mudah menyerah. Menurut dr. Nora, ketika anak terbiasa disiplin, mereka akan bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban yang harus mereka lakukan. Sementara prinsip tidak pantang menyerah mengajarkan mereka untuk menjadi fighter, pejuang tangguh yang tidak akan berhenti sebelum cita-cita dan tujuan tercapai.
“Tantangan anak zaman now tidak sama dengan zaman old dulu, mereka harus benar-benar siap supaya bisa survive, dan untuk itu harus dibiasakan semenjak dini,” tegasnya.
Sementara itu, bersama sang suami dr. Joni Budhi Satriyo, MKes, SpAn,  dr. Nora kompak merencanakan liburan bersama berdua. Tak sekadar pelesir, biasanya mereka mengemasnya dengan mengikuti simposium atau acara lain yang lagi-lagi berkaitan dengan penambahan ilmu di bidang kedokteran.
“Supaya dapat manfaat ganda, ilmu dan refreshing, hehehe,” pungkasnya.(han/*)  

Berita Lainnya :