Merokok, Ubanan Usia di Bawah 30 Tahun

MALANG – Merokok telah menjadi kebiasaan berbahaya bagi masyarakat. Berbagai penyakit muncul dari setiap sedotan asap yang  masuk ke dalam organ tubuh. Di bungkus rokok juga sudah ada peringatan jelas, merokok bias menyebabkan penyakit kanker, jantung, impotensi dan gangguan kehamilan.

Bahkan pemerintah pun membuat kebijakan pengusaha rokok wajib mencantumkan gambar bahaya merokok yang terbilang cukup ngeri dilihat. Namun jumlah perokok bukan berkurang, malah cenderung bertambah. Selain bahaya di atas, muncul anggapan, bahwa perokok rambutnya akan beruban alias memutih di bawah umur 30 tahun. Benarkah anggapan ini?
dr Dheka Putra, praktisi medis alumnus Universitas Muhammadiyah Malang, menjelaskan anggapan masyarakat tersebut belum bias diterima secara ilmiah. “Sementara itu masih mitos. Sepertinya kok belum ada yang bisa memastikan hubungan merokok dengan rambut beruban di usia di bawah 30 tahun. Kalau menjadi penyebab penyakit lain, memang kenyataannya demikian,” kata dr Dheka kepada Malang Post, dikonfirmasi sore kemarin.
Menurut putra tunggal almarhum pelatih Arema, Suharno tersebut, merokok memang punya banyak dampak untuk rambut. Paling nyata, adalah percepatan kerontokan rambut. Dengan merokok, jaringan arteri yang menyalurkan nutrisi ke seluruh tubuh, termasuk kulit kepala, jadi terhambat. Nikotin dan zat kimia berbahaya lainnya, menghalangi proses penyaluran nutrisi secara normal dan alami. Sehingga, perokok berat lebih cepat mengalami kerontokan rambut.

Selain itu, asap rokok yang mengandung bahan kimia dapat merusak DNA dalam folikel rambut. Perokok, memiliki kecenderungan rambut tipis. Sehingga, risiko kebotakan jauh lebih tinggi bagi para perokok berat ketimbang mereka yang tidak merokok. Dengan menghindar dari asap rokok dan tidak jadi perokok aktif, kesehatan rambut lebih terjaga.
“Kanker, jantung, serta penyakit berat lain yang mengancam nyawa, jelas didorong oleh faktor rokok yang dikonsumsi tiap hari. Sedangkan, untuk mempercepat uban sehingga orang bisa ubanan di bawah 30 tahun, kami rasa tidak sepenuhnya benar,” tambahnya.
Dheka menyebut bahwa ada faktor lain yang mempengaruhi uban dalam rambut. Pemutihan rambut, lebih dipengaruhi oleh zat bernama keratin yang merupakan sel protein pembentuk warna rambut. Jika warna rambut mulai memutih, maka hal tersebut tak lepas dari kurangnya produksi melanin. Produksi melanosit, zat protein untuk warna rambut, akan tetap ada. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi melanin yang menentukan warna rambut, tidak lagi aktif dan membuat uban.(fin/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :