Minum Sambil Berdiri

 
Minum air putih dipercaya sebagai salah satu cara untuk meminimalisir gangguan ginjal di kemudian hari. Namun, perlu diperhatikan pula cara minum air putih yang tepat, karena bisa jadi seseorang rutin dan cukup minum air putih namun akhirnya tetap memiliki masalah pada ginjal dan saluran air kencing. Hal itu disebabkan minum sambil berdiri yang ternyata juga tidak baik secara medis.
Sehaus apapun, seseorang disarankan untuk meredakannya dengan minum sembari duduk. Sebab, filter penyaring yang berada di ginjal, akan terbuka saat posisi duduk. "Dengan duduk, maka filter penyaring akan terbuka dan memroses di dalam tubuh sebelum disalurkan ke bagian lainnya," ujar Praktisi Medis I Care Clinic Malang, Kharisma Dwi Susanti S.Kep, Ners.
Penjelasan secara medis, tubuh manusia memiliki jaringan penyaring atau filter. Dalam istilah medis penyaringan tersebut disebut sfringer, yang merupakan struktur maskuler dan bisa membuka. Sehingga air kemih bisa melalui jalur tersebut dan menutup.
"Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Filter penyaring ini akan terbuka disaat kita duduk, dan tertutup disaat berdiri. Karena itu, kalau minum sambil berdiri, maka air akan langsung masuk hingga ke kantong kemih tanpa proses penyaringan," jelasnya.
Lalu, saat air masuk ke langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter. Saat mengendap itu, maka air tidak akan tersalurkan ke bagian tubuh yang lain.  "Rasa haus juga masih akan cepat terasa karena air masih mengendap dan di satu bagian tubuh saja," tambah dia.
Sementara itu, dengan posisi duduk, maka filter penyaring akan terbuka dan akan berproses di dalam tubuh sebelum disalurkan ke berbagai organ lainnya, lalu diolah lagi hingga masuk ke kantong kemih. Dengan demikian, maka rasa haus yang dirasakan akan segera sirna seusai meminum air putih sambil duduk.
"Minum sambil duduk juga menunjukkan jika seseorang itu santai dan membiarkan air itu diproses ke seluruh bagian tubuh. Hal itu juga menunjukkan tubuh kita rileks," papar Kharisma.
Namun, dia juga tidak bisa menyalahkan seseorang yang terburu-buru meminum air putih sambil berdiri bahkan kadang sembari berjalan. "Tetapi untuk kesehatan, meskipun efeknya kecil, lebih baik memang menikmati minuman dengan santai atau dalam posisi duduk. Yang jelas, untuk mengurangi risiko penyakit ginjal, tetap harus minum air putih dengan jumlah yang cukup," tandasnya. (ley/nda)

Berita Terkait

Berita Lainnya :