Pulihkan Energi Setelah Berpuasa


Ahli Gizi, Ayu Bulan Febry K.D. AMG SKM MM menuturkan, buah kurma memiliki beberapa kandungan yang cocok dijadikan sebagai hidangan pembuka untuk bulan puasa. Hal tersebut terkait dengan kebutuhan energi dan air yang dibutuhkan orang berpuasa. 
"Mulai dari kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosa yang terdapat di dalam kurma bisa lebih mudah diserap oleh tubuh, sehingga bisa memulihkan energi. Selain itu, kurma juga tinggi potasium yang berfungsi untuk keseimbangan elektrolit," terang dia ketika dikonfirmasi Malang Post.
Dengan adanya kandungan gizi yang ada di dalam kurma, sangat cocok dikonsumsi untuk buka puasa, untuk meningkatkan kadar gula darah secara perlahan.
"Minum air putih dengan 2-3 butir kurma merupakan kombinasi yang ideal. Selain membantu memulihkan kelelahan otot, kandungan kalium dalam kurma mendorong air secepatnya mengisi jaringan sel," jelas dia.
Selain itu, buah kurma juga baik untuk kesehatan otak dan mencegah pikun atau alzheimer. Sebab, dalam buah tersebut terdapat kandungan senyawa polifenol yang mampu melindungi otak daru stres oksidatif dan peradangan. "Kemudian, juga bisa mencegah dan menyembuhkan anemia (kurang darah) karena kandungan zat besinya tinggi," kata dia.
Menurutnya, buah tersebut juga bisa mencegah penyakit jantung dan stroke, karena kaya potasium dan phytochemical. Selain itu, buah kurma juga tinggi vitamin A sehingga baik untuk kesehatan mata. "Kurma juga bisa menyembuhkan diare karena memiliki kandungan potasium. Serta, baik untuk kesehatan tulang karena kandungan mineral, fosfor, kalsium dan kalium," imbuh Febry.
Meski demikian, Febry tidak menganjurkan konsumsi kurma secara berlebihan. "Tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan oleh penderita diabetes melitus (kencang manis) karena tingginya kandungan gula dan energi," tandas dia. (tea/oci)