Polwan Polres Makota Meriahkan Senam Rampal Malang Post

 
MALANG - Dangdut koplo menjadi pengiring gerakan senam Rampal Malang Post kemarin. Tidak hanya membuat peserta semangat, tapi irama musik yang rancak tersebut membuat senam yang digelar Malang Post bekerja sama dengan Kodim 0833 Kota Malang ini semakin meriah. Senamers pun ikut bernyanyi sambil mengikuti gerakan senam. Lebih-lebih, instruktur utama senam yakni Ellen Yuliana pun makin atraktif menyapa para senamers.
Senam dimulai pukul 06.00. Sebelumnya, para senamers lebih dulu diajak untuk bergoyang Nikita oleh tiga instruktur dari Paguyuban Senam Rampal yang naik panggung dengan berkebaya. Gerakan tubuh yang unik itu pun diikuti senamers yang menggunakan dresscode merah putih ini dengan baik dan ceria. 
Senam kemarin juga spesial karena hadirnya Wheny, sebagai instruktur menemani Ellen. Wheny bukan orang baru, tapi dia adalah instruktur pertama senam Rampal.  Tentu saja kehadirannya pun disambut para senamers yang kangen. Terutama mereka yang sudah lama mengikuti kegiatan ini, seketika menyapa Wheny dengan semangat dan kompak.
Lebih istimewa, selain kehadiran Wheny, senam kemarin juga diikuti oleh puluhan anggota Polres Malang Kota. Dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni dan Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni, para Polwan ini langsung mengikuti gerakan senam.
Kehadiran para Polwan tidak sekadar ikut senam. Tapi juga memberikan sosialisasi Kamtibmas. Kepada para senamers, Nunung yang hadir menggunakan pakaian olahraga Polres Malang Kota ini meminta agar warga mampu menjadi polisi bagi diri sendiri. 
"Maksudnya adalah, ibu-ibu dan bapak-bapak mengamankan  harta bendanya. Contohnya motor, saat parkir jangan memasrahkan begitu saja kepada petugas parkir. Tapi juga menguncinya dengan kunci ganda," kata Nunung.
Termasuk menyimpan harta benda di rumah, diminta tempat penyimpanan betul-betul aman, sehingga meminimalisir terjadinya tindak pidana. "Paling penting saat ini adalah ini, pil koplo. Orang tua harus waspada dengan peredaran benda ini," kata Kasubag Humas Ipda Marhaeni, yang seketika mengeluarkan bungkusan berisi pil koplo. 
Aksi Marhaeni pun mendapat respon dari para Senamers yang kemudian mendekat untuk melihat lebih jelas benda tersebut. Tidak sedikit para peserta senam kemudian mengambil ponsel selanjutnya mengabadikan pil tersebut.
Sementara Ellen sendiri kemarin memimpin senam dengan gerakan low mix dan hot mix. Gerakannya yang energik membuat para senamers pun sedikit kewalahan. Beruntung Ellen cukup pengertian. Sebelum para senamers kelelahan, dia lebih dulu menghentikan untuk sesi pertama, dan memberikan kesempatan senamers untuk beristirahat.
Dia melanjutkan senam 10 menit kemudian. Saat itu para senamers meminta iringan musik india. Ellen pun menurutinya. Sekalipun tidak seheboh Sugeng Bahenol, tapi gerakan Ellen tetap membuat senamers bersemangat. 
Sementara koordinator Senam Rampal H Sudarno Seman memberi apresiasi para senamers yang datang dengan dresscode merah putih. Melihat kehebohan para senamers, Darno pun mengatakan dress code minggu depan sama seperti minggu kemarin. "Karena masih memeriahkan HUT ke 72 Kemerdekaan RI dresscode minggu depan tetap merah putih," tandasnya.(ira/lim)

Berita Lainnya :