Tolak Syariat, Argumentasi Saja Tidak Cukup

Oleh Mega Susanti, mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang

Publik kembali dihebohkan dengan pernyataan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Sebelumnya, partai ini juga mengeluarkan pernyataan atas penolakan diterapkannya perda syariah.  Grace Natalie selaku ketua umum PSI menjelaskan, sikapnya menolak Perda Syariah bukan karena antiagama, melainkan karena agama rawan dimanfaatkan sebagai alat politik dan akhirnya berpotensi memicu terjadinya konflik.
Ia menggambarkan, bahwa saat ini bangsa Indonesia memiliki jutaan penduduk dengan basis agama yang berbeda-beda. Bila negara menerapkan Perda Syariah, aturan agama tertentu akan mengatur harkat hidup masyarakat luas. Rupanya, dengan analisa yang disampaikan oleh Grace Natalie, justru pernyataan tersebut dianggap menista agama karena bertentangan dengan sejumlah ayat yang ada di dalam Al-Qur’an.

Tuhan, Manusia, dan Plastik

Oleh M. Fakhruddin Al-Razi
Mahasiswa Psikologi UIN Maliki Malang Alumni PP. Nurul Jadid.

Keterkaitan antara alam dan manusia ternyata tidak sesederhana seperti yang dipikirkan. Manusia bukan hanya sebagai penghuni alam dan alam bukan sekadar tempat tinggal manusia. Lebih dari itu, ada suatu hubungan yang sangat esensial antara keduanya. Bahwa manusia selain menjadi penghuni alam, mereka juga memiliki peran sebagai pemelihara alam. Dalam bahasa yang lebih tinggi manusia adalah wakil Tuhan di bumi atau yang biasa AlQuran sebut dengan kata khalifah.
Namun yang terjadi bisa dikatakan sebaliknya. Eksploitasi dan penjarahan alam secara besar-besaran dilakukan.

Berita Lainnya :