Membanjirkan Pohon Demi Membedah Tradisi Banjir

 
Mahatma Gandi mengatakan, “dimana ada cinta, di situ ada kehidupan”. Pesan ini mengajarkan, kalau kita ingin di dunia ini  masih ada kehidupan, maka bangunlah dan wujudkanlah cinta. Jika kita tidak lagi menginginkan dunia ini sebagai tempat membangun dan membumikan aktifitas yang berguna, maka matikanlah cinta dalam diri kita. 
Jika ingin dunia ini tidak banyak berguna, maka kita tidak perlu mempunyai cinta. Kita dengan gampang disebut sebagai masyarakat tanpa cinta ketika kota dilanda krisis pohon. Kota yang terkonstruksi tanpa pohon, berarti model kota yang mengininkan terjafinya kematian dimana-mana. 

Tensi Pilkada 2018

 
Ajang perhelatan kontestasi politik pemilihan kepala daerah tinggal hitungan bulan akan digelar  sekitar 27 Juni  mendatang. Suasana gegap gempita dan tingginya tensi Pilkada 2018 semakin terpancarkan. Ajang ini sebenarnya tak ubahnya dengan dua Pilkada serentak yang digelar sebelumnya, yakni pada 2015 di 269 daerah dan 2017 di 101 daerah. Namun, faktanya pilkada yang diikuti 171 daerah kali ini punya rasa berbeda. Ada sejumlah indikator yang menunjukkan pesta demokrasi local kali ini lebih gempita dibanding dua perhelatan sebelumnya.
Tingginya tensi Pilkada 2018 sebenarnya tidak lepas dari besarnya kepentingan parpol-parpol menjelang Pemilu 2019. Waktu penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 yang sangat berdekatan tak ayal membuat parpol menjadikan momentum ini sebagai batu loncatan sebelum memasuki pertarungan sesungguhnya di Pemilu 2019.

Berita Lainnya :