Capres 2019 Tak Miliki Efek Ekor Jas

Oleh Sulardi
Dosen Hukum Tata Negara
Universitas Muhammadiyah Malang


Tanggal 17 April 2019 merupakan hari bersejarah bagi bangsa ini. Hari itu untuk pertama kalinya bangsa ini menyelenggarakan pemilihan umum serentak, memilih anggota DPR, DPRD, DPD, Presiden dan Wakil Presiden dalam waktu bersamaan. Pemilu serentak kali ini mempunyai landasan konstitusional, pasal 22E (2) UUD Negara RI  tahun 1945 :
“ Pemilihan umum diselenggarakan untuk memilih anggota DPR, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden  dan DPD”.

Kaum Milenial dan Kuasa Politik

Oleh  Ahan Syahrul Arifin
Alumni Universitas Muhammadiyah Malang

Mesin-mesin partai mulai dihidupkan, denyut tahun politik makin terasa. Baliho, spanduk, banner, beragam alat peraga kampanye makin menghiasi suksesi. Suasana riuh rendah postingan, komentar, berita hoax terhampar di sosial media. FB, IG, Twitter, Youtube diserbu iklan kampanye. Semua sedang mengejar opini publik dan melakukan pencitraan yang tujuan utamanya mendapatkan simpati, sehingga dipilih pada 17 April 2019 mendatang.
Kontestasi pemilu serentak tahun ini merupakan perhelatan demokrasi langsung yang pertama kali akan dihela dalam sejarah bangsa Indonesia. Pemilu serentak mencakup pemilihan presiden dan cawapresnya yang diikuti dengan pemilihan anggota DPD-RI, DPR-RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pada hari H pemungutan suara, setiap pemilih akan mendapatkan 5 kertas suara dengan berbagai warna-nya.

Berita Lainnya :