Mbak Wanti

 
Oleh: Husnun N Djuraid
 
PELANTIKAN itu sangat mengharukan. Layaknya sebuah pelantikan seseorang untuk menduduki jabatan tertentu, keharuan akan muncul karena bahagia. Air mata muncul bukan karena kesedihan, tapi karena bahagia yang membuncah. Tapi air mata Dewanti Ruparin Diah Rumpoko bukan semata-mata bahagia karena dia dilantik sebagai Wali Kota Batu. Ada kesedihan yang mendalam manakala dia harus mengemban sebagai pemimpin di kota wisata tersebut. 
Bukan tugas berat yang akan menghadangnya, tapi dalam momen yang sangat penting itu dia tidak didampingi suaminya, Eddy Rumpoko yang tengah menghuni rumah tahanan KPK. Sekuat apa pun, naluri seorang perempuan tidak bisa ditutupi, saat nama suaminya beberapa kali disebut sebagai pemimpin yang sukses menjadikan Batu, yang awalnya sebuah kecamatan sepi, menjadi kota wisata yang ingar bingar.

Kids Zaman Now Bikin Miris

Oleh : Diajeng Susilo
Mahasiswa Farmasi Fakultas Kesehatan UMM

Di era informasi dan derasnya arus budaya asing yang masuk pada negara kita, serta cepatnya perkembangan teknologi informasi yang sangat canggih, tidak jarang menimbulkan banyak masalah. Akhir-akhir ini, media sosial dihebohkan dengan istilah “Kids Zaman Now”. Baik di instagram, facebook, maupun meme. Gara-gara istilah ini, semua anak Indonesia dijuluki dengan “Kids Zaman Now”.
Sangat miris memang melihat anak muda atau netizen yang berkomentar dan menambahkan istilah kids zaman now pada komentar mereka, dan secara sadar atau tidak sadar mereka juga ikut menyuksekan atau meramaikan istilah “Kids Zaman Now”. Bahkan mereka sangat bangga dengan menggunakan istilah tersebut.
    Istilah ini lahir dari generasi milenial yang telah terkontaminasi akibat dari pengaruh gadget, maupun tontanan. Sampai-sampai Kemendikbud pun tak mau ketinggalan mengoreksi istilah tersebut. Sebab, pada tulisan yang viral, penulisannya adalah Jaman, sementara yang benar adalah Zaman.

Berita Terkait

Berita Lainnya :