Mengalahkan "Islam Darah"


Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII). Pesan ini sejatinya meminta pada setiap elemen bangsa di muka bumi untuk membangun sikap atau perilaku ramah antar sesama manusia, dan bukan perilaku yang gampang menunjukkan permusuhan atau pertumpahan darah.

Media Sosial dalam Pilkada

 
Media sosial (medsos) punya kontribusi yang signifikan dalam Pilkada serentak 2018. Mesin partai politik dan aktivitas sang kandidat muncul secara masif di medsos dan mampu mendongkrak raihan suara. Medsos terbukti efektif sebagai media komunikasi politik yang menghubungkan antara aktivitas mesin parpol pendukung, para tokoh politik pendukung, para kandidat calon kepala daerah, relawan, simpatisan, dan masyarakat luas. 

Move On Pasca Pilkada


Pilkada serentak resmi telah usai, beragam quick count dan real count pun sudah ramai tersiar di masyarakat. Lambat laun, pilkada serentak pun kini tinggal  menunggu hari untuk menanti sang pemenang secara resmi melalui KPU di daerahnya masing-masing. Setelah itu, menunggu dilantik untuk resmi ditetapkan sebagai kepala daerah selanjutnya. Saat masa kampanye masih berlangsung, sebagian masyarakat terbagi soal mendukung para pasangan calonnya masing-masing. Persaingan pun seolah menjadi tak bisa dihindarkan. Dari mulai isu kampanye hitam, berita hoax hingga konflik antar pendukung mungkin menjadi fenomena yang sering kita lihat di lapangan maupun dalam sosial media.