Membangun Generasi Tangguh Melalui Gizi

 
Indonesia saat ini mengalami berbagai macam permasalah gizi salah satunya adalah stunting (pendek). Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu lama. Jika kebutuhan energi dan zat gizi tidak seimbang dapat berisiko penurunan IQ yang dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar.

Amankan Pajak di Sisa Injury Time

Belakangan ini kondisi perpajakan kita berada pada siaga satu. Kondisi ini disebabkan penerimaan pajak perSeptember 2017, baru mencapai Rp 770,7 triliun dari total target Rp 1.283,5 triliun. Artinya, hingga akhir tahun ini otoritas pajak harus mengejar target penerimaan sebesarRp 513 triliun.
Angka itu terbilang sangat besar, karena tenggat waktu di kuartal IV hanya sisa 2,5 bulan lagi, hingga Desember 2017. Jika dibandingkan tahun lalu, September 2016 (year on year).Realisasi pajak jauh lebih tinggi, mencapai Rp 791,7 triliunatau 58,4 persen dari target Rp 1.355,2 triliun. Artinya, terjadi kontraksi realisasi pajak sebesar 2,79 persen.

Menurut Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan pajak Kemenkeu, Yon Arsal menyatakan bahwa kontraksi penerimaan pajak per September 2017 ini lebih disebabkan ketiadaan penerimaan berulang, yaitu uang tebusan dan PPh revaluasi serta beda tenggat waktu pencairan PBB dan PPh ditanggung pemerintah (Bisnis, 10/10/2017).

Dunia Dalam Krisis Pangan

Oleh : Mahmuddin Ridho
mahasiswa Pascasarjana, Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya Malang.


    Setiap 16 Oktober, masyarakat dunia memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS). Momentum tersebut sebagai peringatan atas terlahirnya Organisasi Pangan dan Pertanian (Food Agriculture Organisation/FAO) yang didirikan oleh PBB pada tahun 1945. Tepatnya, pada konferensi ke 20 bulan November 1979, sekitar 150 negara anggota FAO mengusulkan ide perayaan hari pangan sedunia untuk menelaah kembali upaya penuntasan kemiskinan dan kelaparan yang masih melanda. Ketahanan Pangan (Food Security) paling sering digunakan FAO sebagai tema peringatan HPS, karena hal tersebut merefleksikan kemampuan dan akses individu untuk mendapatkan pangan, serta terjaminnya ketersediaan pangan.