Surat Cinta untuk Malang Bermartabat

Oleh  Ainur Rifqi A.R
Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Malang


Pada 11 Februari 2019, dilaksanakan hearing antara DPD KNPI Kota Malang dan Panitia Khusus RPJMD Kota Malang 2018-2023 DPRD Kota Malang. DPD KNPI Kota Malang dinahkodai Mas Hutama Budi Hindrarta, akrab dipanggil Sam Abud bersama beberapa perwakilan organisasi kepemudaan di kota Malang. Sambutan hangat diberikan oleh pansus yang saat itu hadir berjumlah 8 orang diketuai oleh Bapak Dito Arief dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Kontinuitas Sejarah di Era Generasi Z

Oleh  Ratnawati, S.Pd,
Pengajar sejarah SMAN 1 Kota Malang

Krisis pemahaman sejarah  merupakan salah satu problem serius bangsa yang harus mendapatkan preferensi. Perilaku nafsu kekuasaan dan keserakahan seolah tumbuh subur bak jamur di musim penghujan, sungguh ironis dengan catatan sejarah yang sudah ditorehkan dengan tinta emas oleh para pendiri  bangsa.
Setiap bangsa memiliki sejarahnya sendiri. Tetapi hanya sebagian kecil di dunia ini yang mengerti dan memahami sejarahnya.  Oleh karena itu, kesadaran sejarah pada suatu masyarakat hendaknya disikapi  serius, sehingga masing-masing individu dalam suatu masyarakat  sadar dan memahami akan sejarah perjalanan bangsanya.
Bukan hanya individu yang perlu belajar dari masa lalunya atau masa lalu orang lain, tetapi kelompok masyarakat, suku bangsa, bahkan pelajaran bagi semua umat di dunia.

Rebutan Alumni

Oleh Nurudin
Penulis adalah dosen Fisip Universitas Muhammadiyah Malang

Tak bisa dipungkiri, ramainya deklarasi alumni perguran tinggi dan sekolah menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) membuktikan bahwa berbagai cara akan dilakukan untuk memenangkan kompetisi. Kekuasaan politik memang begitu. Tindakan tersebut tentu tidak salah, tetapi menunjukkan bahwa demokrasi kita masih menekankan pada kerumunan.
Memang, ada banyak perubahan-perubahan yang memberikan ruang gerak masyarakat dalam partisipasi politik ke pemerintah. Pemerintah juga bisa dikontrol masyarakat secara lebih transparan. Riuhnya tuntutan pada hak-hak masyarakat juga semakin diakomodasi dalam kekuasaan politik menjadi indikasi geliat demokrasi. Namun demikian, demokrasi kita masih mengandalkan mobilisasi massa dalam meraih kekuasaan politik.