Prodi Keuangan, Magnet Baru di Polinema


MALANG - Tren Jurusan Akuntansi dan Teknologi Informasi yang dimiliki Politeknik Negri Malang (Polinema) masih terus berlanjut. Pasalnya, pasar tenaga kerja yang diserap dari lulusan tersebut banyak tersebar di berbagai perusahaan. Sehingga hal tersebut membuat peminat pada dua jurusan tersebut harus bersaing ketat saat penerimaan mahasiswa baru tahun ini.
Humas Polinema Joko Santoso mengatakan, tidak menutup kemungkinan, Prodi Keuangan mengalahkan tren dua jurusan tersebut.
“Prodi Keuangan ini baru dua tahun berdiri, tapi sepertinya akan banyak diminati calon mahasiswa baru,” ungkap Joko.
Ia menjelaskan, pada prodi Keuangan ini, mahasiswa akan mendapat materi mulai dari perbankan, kebijakan fiskal hingga kebijakan moneter.
“Semuanya diajarkan di Prodi Keuangan ini, dan sepertinya akan menjadi magnet baru bagi masyarakat,” bebernya.
Ia menggambarkan, pada penerimaan mahasiswa baru sebelumnya, tren jurusan dan prodi favorit selama tiga tahun terakhir masih tetap sama. Dari Jurusan Teknologi Informasi, prodi Teknik Informatika D4 dan Manajemen Informatika D3 masih menjadi pilihan utama. Bagitu juga dengan Jurusan Akuntansi pada prodi Akuntansi D3, Akuntansi Manajemen D4 dan Keuangan D4.
Tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah prodi di Polinema ini menurutnya karena prospek lulusan yang tinggi. Apalagi, banyak lulusan yang berhasil meraih gaji di atas Upah Minimum Kota (UMK).
Setiap tahun, lanjutnya, serapan tenaga kerja lulusan Polinema mengalami kenaikan. Tahun 2015, sebanyak 82 persen dari 1.600 lulusan telah terserap kerja. Tahun 2016, sebanyak 70 persen dari 1.800 lulusan, dan tahun 2017 ada sekitar 60 persen dari 2.200 lulusan yang telah terdata diterima kerja di berbagai industri. Sisanya, lanjut Joko, ada beberapa yang melanjutkan studi dan menjadi entrepreneur. Karena Polinema juga membekali mahasiswanya dengan Entrepreneurship Training Unit (ETU).
“Sedang  bagi yang telah terdata bekerja, untuk gaji yang mereka kantongi di Jawa Timur  standarnya anak D3 sekitar Rp 4-5 juta. Yang jelas di atas UMK,” imbuhnya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :