Supervisor Ramayana Uji Keterampilan Siswa SMK PGRI 2


 
MALANG - Siswa SMK PGRI 2 Malang menunjukkan skillnya di hadapan penguji dalam Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), kemarin. Meski sedikit tegang, siswa mampu menyelesaikan ujian kemarin dengan lancar.
Seperti terlihat di jurusan Pemasaran, siswa diuji untuk bisa menampilkan display produk. Tak hanya sekadar bisa menata barang, siswa juga harus bisa menghias meja display dengan cantik.
“Persiapan mental sangat diperlukan, belum lagi tata bahasa, perform dari penataan barang dan hiasannya,” ujar Miftahul Rochma salah satu peserta UKK jurusan pemasaran SMK PGRI 2 Malang kepada Malang Post.
Pada proses UKK jurusan pemasaran, selain keterampilan peserta juga harus mempertimbangkan strategi promosi dalam bersaing. Kemampuan penjualan wajib dimiliki lulusan agar siap kerja. Kebanyakan dunia industri lebih memilih lulusan SMK yang dianggap mumpuni dalam prakteknya. 
Hal ini disampaikan oleh penguji yang merupakan supervisor Ramayana Malang, Samidi Hendra Wijaya.
”Sebanyak 90 persen SDM yang kami terima adalah dari lulusan SMK. Mereka lebih memiliki skill,” tegasnya.
Agenda UKK SMK PGRI 2 digelar melalui sistem Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 dengan Dinas Provinsi Jawa Timur pada empat jurusan yakni akutansi (AK), administrasi perkantoran (APK), multimedia (MM), dan teknik komputer jaringan (TKJ).
Jumlah peserta UKK P2 27 siswa jurusan AK, 63 siswa jurusan APK, 33 siswa jurusan MM, dan 40 siswa jurusan TKJ. Sementara itu, UKK sistem LSP P1 yang diadakan sekolah bekerja sama dengan dunia usaha dan industri diikuti oleh 33 siswa jurusan pemasaran (PMS).
UKK berlangsung selama tiga hari dimulai, Senin, (5/2/18). Sebagian peserta yang telah menyelesaikan UKK selanjutnya mengerjakan TA, seperti jurusan TKJ dengan projek mikrotik dan jurusan MM dengan pilihan projek dokumenter dan iklan layanan masyarakat (ILM). 
“Strategi dalam pelaksanaan UKK ini dengan menerapkan target kurikulum yang harus tercapai pada semua bidang paket keahlian masing-masing. Pelaksanaan UKK tentunya sudah sesuai dengan kompetensi, dan bersyukur di SMK PGRI 2 ini semua peserta mendapat sertifikat,” ujar Kepala SMK PGRI 2 Malang, Suprijana SPd dengan bangga.
Waka Kurikulum SMK PGRI 2, Ari Astuti SPd. Menambahkan, bicara soal lulusan SMK PGRI 2 Malang, jika diprosentase sebanyak 80% lulusan siap kerja dan 20% memilih melanjutkan kuliah. Dengan adanya UKK ini, sekolah membantu siswa untuk mendapat bekal keterampilan mumpuni sehingga nantinya juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. (mg3/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :