SMA Charis Persembahkan NISL 2018


MALANG - SMA Charis kembali menggelar agenda tahunan National Interschool Sport League (NISL). Liga basket ini dibuka, kemarin dengan pertandingan pembuka mempertemukan SMA Charis dan SMA Wesley. Tahun ini, ada enam sekolah yang akan bertanding dan unjuk bakat di lapangan Indoor  Gym Basket hall SMA Charis.
Sekretaris Panitia, Danny Semuel menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan dan mencari bibit atlet olahraga khususnya bola basket. Disamping itu juga  guna mengetahui kekuatan tim basket dari masing masing sekolah.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk pengembangan bakat siswa dibidang olahraga, khususnya olahraga  bola basket,” ungkapnya.
Sejumlah sekolah yang siap tampil all out adalah SMA Frateran, Wesley, Kosayu, Santa Maria, BSS dan Charis selaku tuan rumah. Masing-masing sekolah akan menurunkan tim putra-putri, dengan kekuatan 15 anggota setiap tim. Turnamen ini akan memertemukan semua tim bertanding, sehingga di hari berikutnya akan ada play off dan semi final.
“Ajang ini merupakan bagian dari pembinaan bagi sekolah yang ikut. Dalam kegiatan ini panitia hanya menyiapkan trophi dan penghargaan bagi mereka yang keluar sebagai juara,” tutur Danny.
Sementara itu, pembukaan turnamen dilakukan Direktur SMA Charis Paul A Richadson, ditandai pelemparan bola basket ke jaring dan dilanjutkan dengan pertandingan pembukaan antara SMA Charis melawan SMA Wesley, Sesuai jadwal, turnamen akan berakhir pada, Sabtu (10/2). Danny juga menceritakan, pada tahun pertama, turnamen hanya dikuti empat peserta.  
“Yang kami undang hanya empat sekolah, dan mereka menyambut dengan sangat antusias setelah kami menjelaskan tujuan diadakannnya kegiatan ini,” bebernya.
Di tahun kedua, ada dua sekolah baru yang diundang sehingga jumlahnya  enam peserta. Pada tahun ketiga, peserta berjumlah enam sekolah. Ia berharap, tahun berikutnya ada penambahan dua lagi sehingga menjadi delapan peserta sesuai target yang ditetapkan.
Berbeda dengan turnamen basket yang lain, pemenangnya turnament ini hanya akan mendapatkan tropi penghargaan berupa piala. Khusus juara pertama, akan mendapatkan bendera atau banner sesuai misi turnamen ini adalah pembinaan dan persaudaraan.
“Saya berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh kota-kota lainnya, sehingga nantinya akan membentuk liga basket yang berskala nasional,“ tutupnya. (ian/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...