Jelang UN, Siswa Ikuti 12 Kali Try Out


MALANG – Menghadapi ujian nasional berstandart komputer (UNBK) tingkat SMK April mendatang, sekolah gencar mengadakan bimbingan belajar (bimbel). Tidak hanya itu, beberapa sekolah di kota Malang juga gencar melakukan drill lewat try out. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan siswa secara maksimal sehingga mampu mencapai target sekolah.
Seperti di SMK PGRI 2 Malang yang mengaku 80% siswanya siap menghadapi UNBK. Terdata tahun ini sekitar 196 siswa SMK PGRI 2 Malang yang akan mengikuti ujian. Dalam mempersiapkan UNBK dengan optimal, pihak sekolah telah menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung seperti komputer, server dan jaringan internet. Tenaga teknisi dan proktornya juga telah dipersiapkan untuk empat kelas.
“Saat ini tengah fokus untuk menyiapkan materi tambahan dan bimbel untuk mata pelajaran yang akan di-UN dan UKK serta sudah dimulai sejak Oktober lalu. Untuk TO sendiri pelaksanaannya sudah 4 kali untuk targetnya ya 7 kali,” ujar Kepala SMK PGRI 2 Malang, Suprijana SPd kepada Malang Post kemarin.
Ia menambahkan, kegiatan bimbel dan TO tentu untuk memaksimalkan hasil yang akan diperoleh siswa. Selain itu, target sekolah sendiri tahun ini adalah dapat meningkatkan capaian nilai rata-rata UN.
“Tahun kemarin nilainya masih di bawah rata-rata nasional masih 5,5. Jadi tahun ini jelas targetnya ya bisa naik,” harapnya.
Sementara itu, SMK PGRI 3 Malang mengaku dalam hal sarana prasarana (sarpras) pihaknya siap 100%. Sekolah sudah menyiapkan 10 ruangan yang diperlukan untuk UNBK nanti sekaligus beberapa server cadangan. Tercatat peserta ujian SMK PGRI 3 Malang sebanyak 800 siswa.
“Kami sudah menyiapkan 10 ruangan juga beberarapa server cadangan, artinya sudah 100 persen siap,” ungkap Kabid Kesiswaan SMK PGRI 3, Adhy Ariyanto ST MT.
Dalam hal pemantapan, sekolah sudah menjadwalkan try out sebanyak 12 kali yang dilakukan secara bergilir. Sistemnya sebagian kelas menjalankan try out, sebagian lagi menjalankan KBM dengan materi UN.
“Sudah dimantapkan hari ini dengan try out yang sudah dilakukan sebanyak 5 kali. Maret awal akan berakir karena ada ujian akhir sekolah,” tandasnya. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...