Gelar Lomba Tingkat SD, Bentuk Siswa Berkarakter di MESC 2018


 
MALANG - Muhammadiyah Elementary School Competitions (MESC) 2018 menjadi agenda rutin yang digelar SMP Muhammadiyah 2 Malang (M2M). Lomba tingkat SD Muhammadiyah dan Aisyiyah se- Kota Malang ini memasuki babak final, Sabtu, (10/2/18). 
“Tujuan dari kegiatan MESC ini untuk menguatkan karakter siswa baik secara akademik, maupun non-akademik,” ujar kepala SMP Muhammadiyah 2 Malang Drs. H. Mardjono, M.Si. kepada Malang Post.
MESC dimulai 5 Februari lalu, dengan kegiatan Olimpiade ISMUBA (Al-islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) dan Try Out UN yang tidak terlepas dengan elemen-elemen pendidikan karakter. MESC Muhammadiyah Elementary School Competitions ini dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit peserta didik yang memiliki pendidikan karakter kuat dalam segi religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Integritas atau kejujuran dalam kegiatan ini ditekankan, karena Olimpiade ISMUBA serta Try Out UN menjadi titik kemampuan peserta didik dalam ranah pedagogiknya.
Untuk  itu, SMP Muhammadiyah 2 malang memberikan pelayanan dalam penguatan pendidikan kepada peserta didik diantara program BIMENSI (Bimbingan Mental dan Spiritual), Tahfidz Alquran, program layanan Pendidikan Inklusif, serta program non akademik seperti ekstrakurikuler Kaligrafi, Futsal, dan banyak lagi ekstra lainnya. MESC 2018 kali ini, gelar juara diraih SD Muhammadiyah 8 sebagai juara umum peserta sekolah karakter terbaik.
“Selamat kepada pemenang, semua peserta membuktikan bahwa pendidikan itu akan terus menerus ada untuk menciptakan karakter dan memperbaiki sumber daya manusia di Indonesia mulai sejak dini. Jika para peserta nantinya berminat untuk mengembangkan potensi akademik maupun non-akademiknya, SMP Muhammadiyah siap melayaninya," lanjut Mardjono. 
Selain itu, dalam acara ini SMP Muhammadiyah 2 Malang memberikan penghargaan kepada purna tugas Kepala Sekolah dan Guru dari M2M yang pernah memberikan jasa serta pengabdian untuk membangun sekolah dari titik terendah. Penghargaan diberikan kepada Drs. H. Muqoddas Murtadla selaku Kepala SMP Muhammadiyah periode tahun 1965 sampai pada tahun 1998, dan Drs. Hariyoso, M.Pd selaku Kepala SMP Muhammadiyah periode tahun 1998 sampai pada tahun 2000.
Program lain yang serupa ada di SMP M2M adalah peluang bagi guru-guru SMP Muhammadiyah 2 untuk melanjutkan pendidikan S2 dan pemberian tunjangan pensiunan bagi guru yang telah mengabdi serta berdedikasi terhadap kemajuan SMP Muhammadiyah 2 ini.
Setelah SMP Muhammadiyah 2 Malang sukses di kegiatan APSI “Ajang Prestasi Sekolah Inovasi ke 7”, pada kegiatan kali ini M2M bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah 1 Malang untuk kegiatan service sepeda motor dan cek kesehatan yang diberikan secara gratis
SMP Muhammadiyah 2 telah membuka pendaftaran inden sejak Desember 2017 hingga Februari 2018, baik peserta didik Inklusi maupun reguler dengan kuota terbatas yakni 120 siswa. 
“Jadi, bagi peserta MESC yang akan mendaftar di M2M segera dan secepatnya selagi kuota masih ada. Tidak perlu khawatir dan ragu jika nantinya ingin mendaftar di sekolah yg menerapkan sistem full day school ini,” harapnya. 
Ditambahkannya, SMP M2M, telah dipercaya dan ditunjuk kementerian pendidikan sebagai pelaksana penguatan pendidikan karakter tahun 2016, ditunjuk sebagai koordinator SMP yang telah memprogramkan pendidikan Inklusif kota Malang, dan mendapatkan Penghargaan The Best Junior High School With Highly Recommended of The Year Indonesian Inspire & Best Company Award 2015. Di akhir tahun 2017, mendapatkan Penghargaan Anugerah Karya Pendidikan Indonesia dalam kategori “SEKOLAH ISLAM UNGGUL DALAM MUTU & KUALITAS PENDIDIKAN TERBAIK.” 
“InshaAllah kami siap dan amanah mengembangkan pendidikan di Kota Malang,” tutupnya. (mil/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...