Dibuka Pemain Arema FC, Meriah Dihibur d’Cross

 
MALANG - Dua pemain Arema FC Thiago Furtuoso dan Rodrigo Ost Dos Santos membuka Turnamen Futsal dalam Pekan Prestasi Mardi Wiyata Cup XII di SMPK Mardi Wiyata Jalan Semeru, Minggu (11/2) pagi. Secara simbolis turnamen dibuka dengan pemberian bola kepada wasit dan tendangan pertama ke arah gawang oleh keduanya. 
Kehadiran dua pemain Arema FC ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta turnamen yang akan berlaga selama seminggu ke depan. Turnamen futsal merupakan salah satu kompetisi yang digelar dalam pelaksanaan Pekan Prestasi Mardi Wiyata Cup XII tahun ini.  
Kepala SMPK Mardi Wiyata Drs. Jeremias Torimtubun mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu konsisten memberikan kejutan kepada peserta Mardi Wiyata Cup dengan mendatangkan pemain bintang Arema. Dengan berjumpa idola dari tim sepak bola kebanggaan arek Malang ini, para peserta menjadi lebih semangat mengikuti turnamen. 
“Semangat itulah yang kami harapkan dari anak-anak. Sehingga kelak mereka bisa meniru jejak langkah idola mereka menjadi pemain bintang di masa depan,” katanya. 
Kepada seluruh peserta Pekan Prestasi Mardi Wiyata Cup, Jeri berharap, dapat menjunjung nilai-nilai sportivitas selama pelaksanaan kompetisi yang akan berlangsung hingga 17 Februari mendatang. Semangat ‘satu hati sejuta prestasi’, yang menjadi slogan dalam kegiatan ini tetap digenggam erat untuk mencapai tujuan yang sama. 
Selain hadirnya pemain arema, di pembukaan Mardi Wiyata Cup kali ini, para peserta dihibur dengan penampilan grup band d’Cros. Dua lagu tentang Arema dan Aremania dari grup band asli Malang ini, sukses menghentak lapangan SMPK Mardi Wiyata dan membuat seluruh peserta berjingkrak. 
Selain futsal juga ada tujuh mata lomba lainnya,  yaitu lomba fashion, menggambar, pramuka kreatif, scrabbel, photogenic, modern dance, science. Ribuan perserta dari berbagai SD se-Jawa Timur  hadir dalam pembukaan yang juga dihadiri dengan pengurus yayasan Mardi Wiyata. 
Pembukaan Mardi Wiyata Cup XII secara umum ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Ketua Yayasan Mardi Wiyata Fr. Dr. M. Monfoort, BHK, SE., M.Pd., MM., MH. Monfoort mengatakan, Pekan Mardi Wiyata Cup menjadi wadah pengembangan bakat melalui sebuah kompetisi antar Sekolah Dasar. Dalam sebuah kompetisi tentu ada pihak yang menang dan kalah. Oleh karena itu,  pria asal Flores ini berharap, untuk menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan sportifitas,  hendaknya bagi tim yang menang dapat menyemangati yang kalah. 
"Tim yang menang harus bisa memberikan semangat pada yang kalah, bukan malah merendahkan. Demikian juga yang kalah tidak boleh menangis,  prestasi kalian masih bisa diraih di waktu yang lain,” ungkap Frater Mon, sapaan akrabnya.
Ketua panitia Mardi Wiyata Cup XII Sofia Ira Andriana, S.E mengatakan, tahun ini jumlah peserta mencapai sekitar 1.700 siswa. Turmanen futsal diikuti 40 tim, scrabble 32 tim, science 12 tim, pramuka kreatif 11 regu, modern dance, fashion, photogenik dan mural sebanyak 6 tim. Sofi berpesan agar peserta dapat menikmati setiap mata lomba yang digelar. 
“Buatlah yang terbaik untuk menunjukkan kehebatanmu dalam mengukir prestasi,” ucapnya. 
Ia juga mengatakan, di puncak pelaksanaan Mardi Wiyata Cup, pihaknya juga akan menggelar acara Gebyar Mardi Wiyata. Dalam kegiatan ini akan ada penampilan Sherill Sheinafia sebagai bintang tamu. (imm/sir/oci)

Berita Lainnya :

loading...