Mendikbud Kagum Pendidikan Karakter SD Insan Amanah


MALANG - Pendidikan ramah anak berbasis karakter yang diprogramkan SD Insan Amanah mendapat pujian Mendikbud Muhadjir Effendy. Dalam kunjungannya, Minggu, (11/2/18), Muhadjir memberikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam menjalankan program pendidikan karakter.
Hal tersebut diungkapkan mantan Rektor UMM tersebut ketikamembuka secara resmi kegiatan Festival  Anak Muslim (FAM) 2018 SD Insan Amanah. Hadir pulaWalikota Malang, H. Moch. Anton, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM,  serta jajaran Muspika Daerah Lowokwaru. “Saya sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan Kota Malang yang teguh dan konsisten dalam menerapkan pendidikan karakter. Termasuk SD Insan Amanah sebagai salah satu sekolah yang menerapkan sistem pendidikan ramah anak dengan berbasis karakter,” ucapnya.
Kepala SD Insan Amanah, Suhardini Nurhayati M.Pd mengatakan pihaknya telah menerapkan konsep pendidikan karakter yang diprogramkan Kemendikbudbahkan sebelum dicanangkan oleh pemerintah. Sekolahtelah berhasil menggabungkan antara kurikulum pemerintah dengan kurikulum khas SD Insan Amanah sendiri.
“Jadi pendidikan penguatan karakter yang diprogramkan sejak tahun 2016, semakin memperkuat proses pendidikan karakter itu sendiri di lingkungan SD Insan Amanah,” katanya.
Sementara itu, Festival Anak Muslim yang dibuka Mendikbud dimulai sejak 8 Februari lalu dengan agenda pertandingan futsal jenjang TK tingkat Malang Raya. Dilanjutkan lomba tari kreasi tradisional dan lomba dai cilik, Sabtu.
Puncak acara FAM, diselenggarakan, Minggu (11/2) lalu, dengan konsep yang lebih meriah. Diawali dengan jalan sehat oleh seluruh warga keluarga besar SD Insan Amanah, termasuk pengurus LPI  Insan Amanah serta orang tua siswa. Tujuannya untuk membangun kekompakan dan kerbersamaan yang lebih kuat di lingkungan lembaga yang berada di komplek Griya Shanta Sukarno Hatta ini.
Usai jalan sehat acara dilanjutkan dengan penampilan berbagai kreasi seni dan keterampilan siswa  SD Insan Amanah. Diantaranya tari tradisional, bela diri perisai diri, bina musika, karate dan teater. Penampilan spesial dari siswa yaitu saat tampilnya kelompok siswa turjuman.
Kelompok ini adalah mereka yang memiliki kemampuan mengaji dan menghafal Al-Quran paling bagus,  serta telah mampu menguasai bacaan salat berikut maknanya. Penampilan mereka disaksikan langsung oleh Mendikbud serta Wali Kota Malang. 
Terpisah, H. Moch. Anton mengatakan, pendidikan karakter yang dikembangkan di SD Insan Amanah sangat berimbas pada perkembangan akhlak anak-anak. Penguatan karakter sejak dini akan mempermudah mengarahkan anak saat menginjak usia remaja.
“Kita semua harus menjelaskan kepada anak, bahwa yang paling dicintai oleh Allah adalah mereka yang paling baik akhlaknya,” ucapnya.
Membangun karakter siswa akan berdampak pada masa depan bangsa. Generasi dengan karakter yang bagus, menjadi aset penting untuk menjadikan bangsa dan negera Indonesia yang maju dan berkepribadian.
“Sebab anak-anakkita akan menjadi pemimpin bangsa ini di masa yang akan datang,” imbuhnya.
Abah Anton, sapaan akrabnya menambahkan, Pemerintah Kota Malang sangat bersyukur kepada Dinas Pendidikan termasuk lembaga pendidikan seperti SD Insan Amanah yang terus melakukan penguatan karakter pada peserta didiknya.
“Upaya ini merupakan bagian dari revolusi mental, untuk menjaga generasi dari pengaruh yang bisa merugikan bangsa,” tukasnya.(imm/sir/oci) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :