Fresh Jelang UNBK Lewat Pelajaran Olahraga dan Seni



MALANG - Menyiapkan siswa jelang Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tak hanya dilakukan dengan try out mata pelajaran yang diujikan saja. Tapi, mengajak siswa aktif mengikuti pelajaran olahraga dan seni juga bisa jadi upaya efektif. Seperti dilakukan SMPN 1 Malang yang mengajak siswanya tetap fresh dengan pelajaran seni dan olahraga.
“Pelajaran olahraga dan seni disini tetap diberikan kepada siswa, jadi kita tidak menghilangkannya demi pelajaran UN saja. Kedua pelajaran itu adalah penyeimbang yang mampu membuat siswa tetap fresh dan mereka merasa tidak terbebani,” ujar Kepala SMPN 1 Malang Lilik Ernawati MPd kepada Malang Post. Sekolah tidak menghilangkan pembelajaran olahraga dan kesenian karena dianggap sebagai pelajaran penyeimbang dalam menghadapi UN, juga berfungsi sebagai sarana refreshing bagi siswa.
Terkaitkesiapan siswa, seluruh guru di SMPN 1 Malang bersinergi terus memotivasi siswa. Selain tetap membuat siswa fresh dengan pelajaran penyeimbang, motivasi juga diberikan lewat pengajian hari Kamis.
“Kita tidak perlu memanggil motivator di luar, ya seluruh guru berperan penting dalam memotivasi siswa. Soal target, tentu harus peringkat satu se-kota Malang,” ungkapnya.
Meyakinkan siswa agar mampu maksimal mencapai target selalu dilakukan. Terlebih dengan sistem PPBD jalur wilayah yang mengharuskan siswa mendaftar sekolah sesuai domisili, maka mayoritas siswa menjadi malas mengejar nilai tinggi UN.
“Ini berpengaruh sekali. Misalnya, mereka asli Klojen tapi ingin ke SMA Tugu, jadi mereka harus mendaftar sesuai wilayah, ya saya jelaskan ke mereka kalau aturan itu anggap saja tidak ada. Yang paling utama adalah prestasi, bagaimana mereka bisa diterima dimanapun sekolah yang mereka inginkan,” bebernya.
Sementara itu, SMPN 1 Malang juga berencana untuk menyelenggarakan dua sesi pada UNBK tahun ini. Konsekuensinya, tentu penambahan perangkat komputer. Empat ruang juga disediakan untuk UNBK yang digunakan 274 peserta ujian tersebut. Terhitung ada 137 komputer utama dengan 15 komputer cadangan yang disiapkan pihak sekolah guna menunjang UNBK.
“Bahkan kita juga menyediakan laptop cadangan. Soal UNBK dua sesi, kita juga harus tambah daya biar tidak ada kendala saat pelaksanaannya nanti. Untuk persiapannya 100% siap,” imbuh wanita berkacamata ini.
Siswa SMPN 1 Malang telah melaksanakan duakali try out (TO), dijadwalkan TO ke-3 akan berlangsung pada 19 Februari dan TO terakhir pada 19 Maret nanti. Saat dievaluasi, terjadi peningkatan nilai rata-rata TO kedua dengan sebelumnya. Sehingga bimbel juga terus ditingkatkan kepada siswa agar mampu mencapai target sekolah. Bahkan setelah TO kedua, kelompok belajar diperkecil menjadi 28 siswa satu rombel dengan sistem rangking.
“Ini strategi untuk memaksimalkan siswa dengan kelompok belajar, satu kelas jadi hanya 28 siswa, total ada 10 kelompok belajar yang dibagi sesuai rangking,” tambah bagian kurikulum SMPN 1 Malang, Dra Anik Sujiati. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...