SD Charis Juara Futsal Mardi Wiyata Cup XII


MALANG – SD Charis Malang berhasil menjadi juara kompetisi futsal Mardi Wiyata Cup XII setelah mengalahkan SDN Rampal Celaket 1 Malang dengan skor tipis 1-0 di laga final, Jumat (16/2). Laga penutup tersebut pun berjalan sangat sengit. SD Charis yang beberapa tahun ini belum merasakan laga final harus bertemu dengan tim tangguh SDN Rampal Celaket 1 yang memiliki kemampuan dan pengalaman mumpuni.
Sejak awal pertandingan dimulai, SDN Rampal Celaket langsung tampil menyerang. Umpan pendek yang ditampilkan para pemain SDN Rampal Celaket terlihat efektif. Namun, tampaknya strategi tersebut masih belum mendapatkan hasil. Hal ini dikarenakan SD Charis menerapkan strategi bertahan yang cukup disiplin.
Di bawah arahan Daniel, yang dipercaya mengenakan ban kapten, semua pemain SD Charis tampak disiplin dan fokus dalam menjaga pertahanan. Hanya beberapa kali saja SD Charis melakukan serangan balik. Serangan balik yang dilakukan pun ternyata terbukti cukup efektif. Memanfaatkan kelengahan para pemain SDN Rampal Celaket, di menit terakhir babak pertama SD Charis justru berhasil mencuri satu gol.
Pola bermain kedua tim masih sama di babak kedua. Namun, kali ini SD Charis harus lebih bekerja keras karena selama babak kedua, nyaris tidak ada kesempatan untuk melakukan serangan balik. Peluang emas yang beberapa kali didapat SDN Rampal Celaket 1 pun ternyata juga masih belum bisa membuahkan gol. Strategi bertahan ini pun tetap dilakukan hingga peluit babak terakhir dibunyikan dengan skor masih 1-0 untuk kemenangan SD Charis.
SDN Rampal Celaket 1 kali ini harus mengakui keunggulan SD Charis. Pelatih SDN Rampal Celaket 1 Suko Hariyadi S.Pd., mengatakan bahwa pada pertandingan final kemarin, timnya hanya belum mendapatkan keberuntungan. Semua teknik dan strategi yang dilakukan anak didiknya sudah sesuai dengan rencana.
“Kelihatannya memang dewi fortuna belum berpihak kepada kita. Walaupun anak anak ini masih capek, tapi permainan mereka sebenarnya sudah sesuai dengan rencana dan strategi. SD Charis sangat disiplin dalam bertahan,” ungkap Suko.
Sementara itu, dipihak lain, Pelatih SD Charis, Erdiyanto Kristian Ranja Nggili SST.Par, sangat senang dengan capaian anak didiknya. Meski sebenarnya selama pertandingan dibuat cemas, namun akhirnya Erdi, sapaannya, dapat merasa lega saat mengetahui timnya mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir permainan.
“Kalau saya melihat permainan dari lawan kami, dari kemarin memang mereka punya peluang untuk masuk final,” urainya.
Peserta Pekan Prestasi Mardi Wiyata Cup XII,  juga menunjukkan kreatifitas mereka dalam lomba pramuka kreatif.  Lomba ini diawali, Kamis (15/2) dengan beberapa mata lomba.  Antara lain pionering,  yel yel,  poster,  menjahit dan fun puzzle.  Seluruh peserta tampak antusias dalam setiap perlombaan tersebut.
Pramuka kreatif merupakan perlombaan yang menjadi media dalam pengembangan potensi peserta didik.  Di dalamnya terdapat muatan karakter yang komplit dalam menjadikan generasi yang terampil,  disiplin, mandiri dan bertanggungjawab. 
Oleh karena itu,  SMPK Mardi Wiyata sebagai penyelenggara kegiatan Mardi Wiyata Cup,  selalu menampilkan lomba pramuka setiap tahunnya. Dengan harapan ajang ini menjadi wadah untuk penguatan pendidikan karakter,  khususnya bagi siswa siswi Sekolah Dasar di Jawa Timur. (yan/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...