magista scarpe da calcio Senat UB Jamin Pilrek Lebih Independen


Senat UB Jamin Pilrek Lebih Independen


MALANG - Prediksi dukungan senat pada pemilihan rektor UB bisa jadi berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini, panitia Pilrek tidak lagi di bawah koordinasi rektor, tetapi langsung di bawah senat. Sehingga pelaksanaan dipastikan akan independen tanpa campur tangan pimpinan.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Senat UB Malang, Prof Dr Ir Arifin MS, usai melakukan rapat pleno senat tertutup, Kamis, (15/2). Rapat pleno tersebut membahas tetang proses pendaftaran dan penjaringan, serta penyampian kampanye dan debat bakal calon.
Dijelaskannya, penentuan calon rektor akan berdasarkan 65 persen suara senat. Sebanyak 170 anggota senat bakal bebas memilih calon rektor yang bisa memaparkan dan menjalankan visi-misi UB yang lebih realistis saat debat. Pertimbangan siapa yang layak juga akan terlihat ketika calon melakukan pemaparan visi misi di rapat pleno senat tertutup yang sudah diagendakan.
“Selain itu sisa suara 35 persen yang dimiliki menteri juga bakal menentukan pemimpin baru UB ke depannya,” tegasnya.
Sesuai agenda, bakal calon rektor UB akan menyiapkan dirinya untuk debat calon di depan perwakilan mahasiswa, dosen, pegawai serta senat, 7 Maret. Keempat bakal calon rektor yang telah memasuki tahap penjaringan, saat debat calon direncakan berlangsung di Gedung Widyaloka UB dengan waktu yang akan ditentukan. Nantinya, memiliki kesempatan untuk berdialog dengan tamu perwakilan mahasiswa dan dosen untuk menyakinkan bahwa dirinya pantas menjadi calon rektor.
“Memang pilrek kali ini pendaftarnya tidak sebenyak pada pilrek sebelumnya yang diikuti oleh tujuh pendaftar. Ini karena banyaknya persyaratan dan tantangan yang perguruan tinggi yang semakin berat,” ujar Arifin kepada Malang Post.
Apalagi diungkapnya, perguruan tinggi saat ini tidak dibiayai negara 100 persen, para calon rektor nantinya juga harus menyertakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) menjadi salah satu hal persyaratan yang harus dilakukan oleh calon rektor.
“Dengan persyaratan itu, pendaftar untuk pilrek kali ini sangat minim. Begitu juga dengan respon dari seluruh PTN selain UB yang telah kami surati hanya ada dua pendaftar,” terangya.
Dijelaskannya, perguruan tinggi saat ini yang berstatus satuan kerja (satker) hanya melaksanakan tugas dari kementerian. Dengan begitu, UB yang yang berada di jenjang atasnya yaitu BLU (Badan Layanan Umum) harus bisa membiayai program-programnya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang